Tips Malam Pertama

tips malam pertamaTips Malam Pertama Secara Islami – “Membajak ladang” di malam pertama (setelah Anda sukses mencari jodoh) sangat dianjurkan dalam Islam. Pada malam pertama inilah, suami istri yang baru menikah berada dalam keadaan hati yang paling bersih dan paling baik prasangka pada Allah. Keadaan ini tidak akan selalu bisa dicapai di malam-malam selanjutnya. Ketika berhubungan dalam kondisi yang sangat ideal, insya Allah dapat melahirkan generasi yang paling diberkahi. Boleh jadi ada rasa gugup, kikuk, dan sebagainya. Namun, bila memungkinkan, tips malam pertama ini tidak bokeh dilewatkan begitu saja.

Umar bin Khattab mengatakan, “Sungguh aku memaksakan diri bersetubuh di malam pertama dengan harapan Allah mengaruniakan dariku makhluk yang akan bertasbih dan mengingat-Nya”.

Agar sukses “berladang” di malam yang Anda impikan sejak lama, berikut ini adalah tips malam pertama:

1. Luruskan Niat Sebelum Bersenggama

Pada malam pertama, kedua mempelai dianjurkan untuk meluruskan niat terlebih dahulu sebelum berjima. Bagi sosok pasangan muslim, berjima bukanlah tujuan utama walaupun hal itu menyenangkan dan bernilai ibadah. Namun, dibaliknya tersimpan rahasia lain berupa pemenuhan perintah Allah dengan memeperbanyak keturunan generasi muslin, menjaga iffah diri agar tidak terperosok ke dalam praktek-praktek hina, mengharap anak sholeh yang menjadi permata hati bagi kedua orang tua, yang dapat memanjatkan doa makbul buat orang tuanya kelak.

Mengenai hal itu, Abu Dzar r.a. mengisahkan sebagai berikut.

“Suatu kali beberapa sahabat mengadu kepada Rasul seraya berkata, ‘Wahai utusan Allah, mereka kaum kaya pergi dengan membawa banyak pahala. Selain pahala shalat dan puasa seperti kami, mereka juga mendapatkan kelebihan pahala demgan kemampuan mereka mensedekahkan hartanya’.

Rasul saw menanggapi pengaduan tersebut seraya bersabda, ‘Bukankah Allah telah menjadikan sesuatu yang bisa selalu kaliam sedekahkan? Sesungguhnya setiap bacaan tasbih adalah sedekah, setiap bacaan takbir adalah sedekah, melarangdari yang munkar adalah sedekah, dan pada kemaluan salah seorang kalian juga ada sedekah.’

Mereka bertanya, ‘Ya Rasulullah, apakah dengan melampiaskan hasrat biologisnya seorang diantara kami akan mendapatkan pahala?’

Rasul bersabda, ‘Tidakkah kalian mengetahui, jika ia melampiaskannya pada tempat yang haram, ia akan mendapat sanksi?’

‘Benar’, jawab mereka.

Beliau melanjutkan sabdanya, ‘Nah, hal yang sama jika ia melampiaskannya pada yang halal maka ia pun akan mendapatkan pahala.’ ” (HR. Muslim).

Hadist tersebut menunjukkan kepada kita bahwa suatu perbuatan yang sifatnya mubah bisa bernilai ibadah jika disertai dengan ketulusan niat. Berhubungan seksual bernilai ibadah jika melakukannya dengan niatan memenuhi hak istri dengan baik; mengharap anak sholeh; menjaga kesucian diri dan pasangan; dan tujuan positif lainnya.

2. Kokohkan Fisik dan Kumpulkan Kekuatan

Kualitas bersenggama juga ditentukan oleh kekuatan fisik. Oleh karena itu, lakukan dua hal ini agar fisik anda kuat dan kokoh, sehingga bisa membuat pasangan Anda bahagia: 1) Olah raga; 2) menjaga kualitas konsumsi.

Lakukan olah raga 20-30 menit per hari untuk menjaga konsistensi kekuatan fisik dan gairah seksual Anda. Jika Anda prngantin baru, lakukan olah raga rutin satu bulan sebelumnya untuk persiapan malam pertama Anda.

Untuk menjaga kualitas konsumsi, hindari rokok, minuman keras, dan narkoba. Makan-makanan yang bergizi, dan bila perlu meminum ramuan untuk menjadikan Anda siap tempur, seperti madu, telor ayam kampung atau telor bebek, dan ramuan herbal yang terbukti aman. Baca artkel ini: Ramuan herbal meningkatkan gairah seksual.

3. Mendongeng Indah dan Sentuhan Lembut

Tahap ini bisa dilakukan saat Anda berdua sudah berbaring di atas peraduan. Nerikan sentuhan lembut ke bagian tubuh pasangan Anda yang dia rasakan paling sensitif. Sambil memberikan belaian, selingi dengan obrolan indah, yang menjurus pada hal-hal yang berbau seks yang saat itu terlintas dibenak Anda. Yang pasti, apa yang Anda bicarakan itu bisa membangkitkan gairah seks/libido pasangam Anda. Untuk hal yang satu ini, Anda harus benar-benar tahu apa yang menjadi “kegemaran” pasangan sehingga usaha untuk membahagiakan pasangan tidak malah berubah jadi petaka, misalnya karena pasangan Anda merasa tidak “sreg” terhadap bahan obrolan Anda.

4. Berikan Rayuan dan Sanjungan

Saat Anda sedang menikmati suasana intim, katakan pada pasangan apa yang membuat Anda kagum kepadanya, khususnya yang menyangkut masalah bagaimana cara si dia memberikan pelayanan seks kepada Anda. Bangkitkan gairah seks istri dengan cumbu rayu, agar pelumas yang ada di farjinya terbangkitkan dan siap untuk didatangi. Hal tersebut diperlukan karena wanita berbeda dengan pria yang mudah bangkita gairah seksnya hanya dengan kecantikan, kemolekan, dan kesegaran pasangan.

Imam al Ghazali menyarankan, “hendaklah ia mendahului dengan rayuan, belaian, ciuman, dan sebagainya.”

Imam As-Suyuti mengingatkan para suami dengan cara yang lebih lembut. Beliau mendoakan, “Semoga Allah memberikan kemuliaan dan keselamatan abadi kepada mereka yang mengetahui cara yang baik untuk menepuk pipi yang lembut, untuk membelai pinggang yanh ramping, untuk memasukan farji terindah dengan terampil.”

5. Ciuman Mesra

Istri bukan bantal guling yang kaku dan tidak punya keinginan. Kecuplah istri Anda untuk mengawali jima’. Ciuman yang prnuh hasrat dapat membangkitkan birahi wanita. Banyak wanita yang melayang-layang saat bagian tertentu di tubuhnya dicium agak lama. Ciuman, rayuan, belaian mesra akan mengantar istri Anda mencapai puncak kenikmatan seks. Selain itu, Andapun akan mendapatkan keindahan yang tidak terbahasakan.

Berkenaan dengan ciuman ini, Imam Az-Zabidi menasihatkan, “Ciuman ini tidak mencakup pipi dan bibor saja. Namun, suami harus membelai dada serta semua bagian tubuh istrinya”.

Agar persetubuhan bisa mencapai puncaknya, Ibnu Qayyim menasihatkan, “Mata memeperoleh kenikmatan dengan memandang kekasih. Telinga mendengar perkataannya. Milut mengecupnya. Tangan mengelusnya. Setiap anggota badan mendapat bagian kenikmatan yang dituntutnya. Jika ada salah satu anggota badan tidak mendapatkan bagiannya maka jiwa terus akan menuntutnyadan tidak merasa tenang kecuali setelah mendapatkannya. Oleh karena itu, wanit juga disebut sakan (ketentraman) karena jiwa merasa tentram jika bersanding dengannya.”

6. Berkata Jujur

Anda tidak boleh menutup-nutupi apa yang tidak Anda senangi terhadap pasangan Anda. Utarakan dengan perkataan halus agar tidak menyinggung pasangan Anda. Beritahukan kepada dia secara tersirat hal-hal yang Anda mau. Jangan langsung menyatakan penolakan karena bisa membuat pasangan langsung down dan tidak berselera lagi.

7. Menyentuh Bagian Sensitif Pasangan

Cara lainnya adalah menyentuh sisi-sisi sensitif pasangan. Menurit Anne Hooper pengarang Great Sex Guide, bagian tubuh yang paling sensitif adalah leher, kepala, telinga, dada, jari-jari tangan dan kaki, serta daerah kemaluan.

8. Aktivitas Sesuai Sunnah Rasul

Dalam melewati malam pertama, beberapa aktivitas yang dianjurkan Rasulullah adalah: mengusap kening istri di malam pertama; melakukan shalat sunnah dua rakaat bersama istri; istri dilarang menolak ajakan suami untuk bersenggama; panjatkan doa saat terbesit kekhawatiran sang istri tidak menyukainya; jangan sekali-kali bersenggama lewat anus; posisi bersenggama yang ideal menurut Islam; waktu berhubungan seks yang dianjurkan; jauhkan dirimu dari pengaruh setan saat bersenggama; boleh saling memandang alat vital suami istri; berwudhulah sehabis berhubungan seks dan kala hendk tidur; jangan sekali-kali pernah menceritakan rahasia hubungan seksual; dan dilarang mencampuri istri di kala haid.

Demikian tips malam pertama dalam Islam bagi Anda para pengantin baru. Semoga sukses dan menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah. Aamiin.