Menjemput Jodoh dengan Shalat dan Doa

doa dan shalat meminta jodoh

Menjemput jodoh itu dengan sabar dan shalat, bukan dengan pacaran. Sabar dan shalat akan mendatangkan pertolongan Allah (QS. Al-Baqarah: 45). Jika Allah telah menolong, semuanya akan menjadi mudah. Termasuk dalam urusan jodoh. Allah akan berikan jodoh terbaik bagi kamu, bagi dunia dan akhiratmu. Mantap bukan? Jadikan shalat sebagai solusi menjemput jodoh, lalu bersabarlah menanti datangnya jodoh tersebut.

Terus, apakah cukup dengan shalat aja, nggak perlu usaha nyari? Bentar ya, penjelasannya belum selesai sob! :D. Sabar dan shalat ini pondasinya. Modalnya. kalau kamu buka usaha, mesti perlu modal dulu tuh. Nah, begitu pula dalam menjemput jodoh, kamu perlu modal terbaik. Dalam hal ini, sabar dan shalat adalah modal terbaik yang mesti kamu miliki. Baca juga: Modal Nikah Bukan Uang. Baca lebih lanjut

Apa Adanya, Gue Judes dan Galak

cowok dan cewek jutek

“Gue emang judes, mau apa lu? Kalau gue galak, masalah buat lu? Udah tau gue keras orangnya…”

Pernahkan Anda mendengar seorang wanita atau pria berkata seperti kutipan di atas atau yang sejenisnya? Perhatikan hal ini terutama bagi yang sedang mencari jodoh.

Semua perkataan tersebut adalah ungkapan perasaan seseorang yang jujur dan sadar akan karakter yang dimilikinya. Sadar bahwa ia judes, galak, keras, ceplas-ceplos, jutek, dan sebagainya. Hanya saja, mereka tidak menyadara bahwa semua karakter tersebut adalah kekurangab. Mereka seolah-olah merasa bangga dengan karakter tersebut, karena tidak ada upaya untuk nemperbaiki tatapi malah membuat “pengumuman” sedemikian rupa. Tidakkah mereka menyadari , ungkapan kata-kata tersebut justru membuat lawan jenis pada ngacir? Baca lebih lanjut

Taaruf Yuk!

arti dan taarufApa itu taaruf? simak aja dulu tulisan ini sampai tuntas, entar juga ngerti :D. Jika kamu sedang mencari jodoh dan sudah menemukan perempuan yang cocok untuk dijadikan pasangan hidup, jangan malah nyatain cinta dan pacaran, sob! Nggak bener itu. Terus gimana dong? Jalan yang bener adalah taaruf. Taaruf adalah proses mengenal calon pasangan yang akan kita nikahi. Namun, jangan disalahartikan makna taaruf ini. Kamu ngobrol dengan dia tanpa didampingi mahramnya. Apalagi kalau sambil jalan-jalan berdua. Ini taaruf yang keliru. Baca lebih lanjut

Nggak Pede Deketin Lawan Jenis

nggak pede deketin lawan jenisNggak pede deketin lawan jenis. Tulisan ini buat yang sedang mencari jodoh. Sebagian orang mengalami masalah yang satu ini. Salah tingkah, gugup, keringat dingin, dan serba salah ketika bersebelahan, berdekatan, berbicara, atau bertatapan dengan lawan jenisnya. Tidak peduli ia seseorang yang periang, pemberani, banyak bicara, atau pecicilan sekalipun, begitu menghadapi lawan jenis ia langsung berubah 180°. Apakah Anda termasuk jenis seperti ini? Baca lebih lanjut

Resiko Cari Jodoh dengan Cara Pacaran

bahaya dan resiko pacaranSahabat, jangan pernah berharap mendapatkan jodoh yang baik dengan pacaran. Justru pacaran itu sangat beresiko. Wow, mungkin sahabat menganggap pernyataan itu terlalu fanatik. Tapi sebaiknya sahabat baca dulu tulisan ini sampai tuntas agar isa menilai tulisan ini dengan lebih bijak. Setelah itu, kesimpulannya kami kembalikan kepada para pembaca. 😀 Baca lebih lanjut

Cara Komunikasi Mencari Jodoh

cara berkomunikasi mencari jodoh“Dialah yang menciptakan kalian dari diri yang satu dan dari padanya Dia menciptakan istrinya, agar dia merasa senang kepadanya.” (QS. Al-A’raf: 189)

Kunci penting dalam membina sebuah hubungan adalah komunikasi, termasuk dalam mencari jodoh. Berkomunikasi tidak melulu terjalin melalui percakapan atau bahasa verbal. Berkomunikasi bisa dilakukan dengan bahasa tubuh seseorang seperti lambaian tangan, senyuman, lirikan, sikap berdiri, ekspresi wajah, dan lain srbagainya. Dari bahasa tubuh seseorang, kita dapat membaca apa yang sedang dipikirkannya, termasuk perasaannya terhadap kita. Baca lebih lanjut

Kesiapan Menjemput Jodoh

Satu hal yang mungkin dilupakan oleh para pejuang pencari jodoh, yaitu kesiapan menjemput jodoh! Ya, kita mungkin disibukkan dengan mempelajari tips mencari jodoh, tapi kita lupa sesuatu yang sangat penting dan mendasar, yaitu diri kita sendiri.

Jodoh itu datang ketika kamu siap, bukan ketika kamu ingin. Dan ketika keduanya siap, bukan cuma salah seorang. Ya, keduanya siap.

Logikanya, selain kamu, di luar sana juga banyak yang sedang cari jodoh. Beruntung bukan, jika yang orang cari itu ternyata kamu. Jika kita sudah menyiapkan diri, maka bukan hal yang sulit jika orang yang sedang mencari jodoh itu menemukanmu. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dilakukan sebagai persiapan diri menjemput jodoh: Baca lebih lanjut

Jodohmu Memiliki Kesamaan dengan Dirimu

jodohmu memiliki kesamaan denganmu

Jodohmu memiliki kesamaan dengan dirimu – Apakah Anda merasa kesulitan mengetahui siapa jodoh Anda, oleh karenanya Anda belum juga menemukan jodoh yang diidamkan. Ya, pasti sulit karena jadoh adalah sebuah misteri dan tak satu pun yang tahu secara personal siapa jodoh kita.

Akan tetapi, jika ditelaah lebih dalam, jodoh kita ternyata sangat dekat dengan kita. Percaya atau tidak, coba kita sama-sama renungkan beberapa hal berikut ini. Hal ini akan menunjukkan kepada kita ternyata jodoh kita adalah orang yang dekat dan memiliki kesamaan dengan kita. Baca lebih lanjut

Harga Mati untuk Kriteria Jodoh Anda?

Lucu banget waktu ngedengrin orang mengenang masa lalunya sebelum ia memiliki pasangan. Mereka bercerita tentang kriteria pasangan yang diinginkannya saat menikah nanti. Yang aneh, rata-rata dari mereka pada akhirnya menikah dengan orang yang sama sekali tidak sesuai dengan kriteria yang diinginkan, bahkan bertolak belakang. Semua yang saya ceritakan adalah nyata..

“Saya ingin menikah dengan orang kaya”, terang salah seorang wanita cantik.. Kenyataannya, ia kini menikah dengan lelaki sederhana.. Baca lebih lanjut

Memohon Jodoh di Bulan Ramadhan

Sobat, ketika kerinduan melihat, menyentuh dan bersenda gurau dengan jodoh yang tak kunjung datang masih berlanjut di bulan penuh kekhusuan ini… Hingga sosoknya selalu terbayang-bayang dalam setiap lamunan dan mimpimu. Maka bersabarlah… Saya yakin penantian Anda yang penuh kesabaran dan penderitaan itu akan terasa nikmat ketika Anda membawanya dalam aktivitas ibadah di bulan yang suci ini.

Ramadhan adalah momen yang tepat bagi Anda untuk mengadu kepada Allah.. mengiba, mengharap, dan mengakui bahwa Allah-lah Sang Pemilik Cinta… Hanya dengan kekuasaan, kebesaran dan kasih sayang-Nya kepada kita, jodoh itu akan datang… Sekaligus, ini adalah momen bagi kita untuk bertaubat dan mengakui segala kesalahan yang bisa jadi penyebab penghambat jodoh yang selama ini telah dirindukan. Baca lebih lanjut

Pemberi Harapan Palsu (PHP)

Tau nggak sobat, sekarang ini marak sekali yang namanya aktivis PHP alias Pemberi Harapan Palsu. Mereka dikenal sebagai petualang cinta. Mereka ahli memainkan kata-kata cinta dan membius siapa saja yang menjadi korbannya.

Di tangan mereka, cinta bukan lagi sesuatu yang sakral. Ketika mereka bilang cinta, saat itulah mereka mencoba memangsa kamu. Mereka berusaha memenuhi hasrat dan nafsunya yang sedang membuncah. Ketika ia sudah puas dan mendapatkan apa yang diinginkan, engkau akan segera dicampakannya. Dengan dalih cinta, mereka bermaksud untuk menyakiti dan menghancurkan harkat dan kehormatan manusia. Baca lebih lanjut

Buah tak jauh dari Pohonnya

Siapa yang gak pengen dapet jodoh yang terbaik. Semua orang mendambakannya. Sebelumnya saya telah membahas bebet, bibit, bobot sebagai kriteria mencari jodoh. Satu hal yang menjadi pertimbangan memilih jodoh adalah dari mana ia berasal atau dari kerunan yang mana? Pepatah lama mengatakan, “Buah tak akan jatuh jauh dari pohonnya”. Mungkin ada benarnya, karena biasanya seseorang ngikutin kebiasaan orang tuanya, termasuk kebiasaan buruknya. Baca lebih lanjut

Wajah Mirip Jodoh?

Ada yang tanya, benarkah kalau jodoh kita itu memiliki wajah mirip dengan kita? Kalau menurut kamu gimana?

Untuk menjawab ini saya ingin sedikit cerita. Suatu hari, percaya atau tidak, Malik bin Dinar melihat seekor burung gagak dapat hinggap bersama merpati. Setelah kedua burung itu terbang, tampaklah bahwa keduanya sama-sama pincang kakinya. Lalu Malik bin Dinar berkata, “Karena sama-sama pincang, keduanya menjadi intim”. Baca lebih lanjut

Pasanganmu, Pakaianmu

“Mereka meruapakan pakaian bagimu dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka” (QS Al-baqarah 187).

Jika demikian adanya, pasanganmu yang melindungimu dari kedinginan dan memberi kehangatan. Ia pun mampu menutupi dari segala aib, menjaga kehormatan dan menjaga nama baikmu. Namun, ia bukanlah pakaian yang dengan mudah kau gantikan, kau buang dan digantikan dengan yang baru, karena ia pakaian seumur hidupmu (mudah-mudahan).

Jadikanlah pasangan sebagai pakaian pada saat menjelang tidur, saat berkumpul bersama keluarga, saat senggama, sebagaimana pakaian yang kau kenakan. Mereka itu sebagai tempat istirahat dan tempat bernaung.

Bersyukurlah Allah Karunikan Jodoh

Bersyukurlah setelah engkau mendapatkan pasangan, karena betapa banyak orang yang menginginkannya namun tak kunjung datang. Bersyukur pulalah bahwa nikmat berpasangan, Allah berikan sebagai penawar atas kerasnya kehidupan. Suami menjadi simbol kekuatan dan perlindungan bagi istri dari segala macam ancaman. Sang Istri pun harus menjadi penyejuk hati suami setelah seharian berjuang mencari nafkah dan penghidupan.

Akan tetapi, masih ada sekelompok orang yang menghina dan melecehkan perkawinan atau pura-pura menyesalinya. Bahkan, ada juga diantara mereka yang menghabiskan hari-harinya dengan bercengkrama dan ngobrol bersama teman-teman begadangnya dan melupakan istri di rumah. Baca lebih lanjut

BIBIT, BEBET, BOBOT

Sobat pasti udah kenal dengan istilah jawa tersebut. BIBIT, BEBET, BOBOT, merupakan ketiga istilah yang digunakan orang tua (terutama jawa) sebagai kriteria dalam memilih pasangan hidup.

BIBIT artinya adalah, berasal dari keluarga seperti apa calon pasangan kita. Apakah dari keluarga baik-baik atau penjahat? Nah, kalo berasal dari keluarga bajingan, dipastikan orang tua kita tidak akan menyetujui hubungi kamu dengannya walau kamu udah cinta mati sama doi. Orang tua ingin menantunya berasal dari keluarga baik-baik dan terhormat. Baca lebih lanjut

Dampak Pernikahan Dini

Sebelumnya saya udah bahas hukum pernikahan dini secara syariat atau hukum agama. Nah, gimana kalo sekarang kita bahas pernikahan dini secara realita? Apakah pernikahan dini berdampak buruk?

Untuk memahami apa efek nikah muda, patut dipahami 4 dimensi seksualitas dalam pernikahan :

Dimensi Prokreasi, yang bertujuan menghasilkan keturunan untuk generasi penerus yang sehat jiwa dan raga. Secara biologis, ketika baligh manusia sudah bisa melahirkan anak dengan sehat. Nenek saya sendiri nikah saat berumur 12 tahun. Tapi heran, anak yang terlahir pun sehat-sehat. Baca lebih lanjut

Mencari Jodoh di Facebook: Beli Kucing dalam Karung?

Sobat TJ mungkin udah tahu kabar berita yang lagi hangat tentang pasangan Umar dan Icha akhir-akhir ini. Malangnya Umar karena sang istri (Icha) yang dinikahinya selama enam bulan tersebut ternyata seorang pria! Ck ck ck.. koq bisa?

Iya itulah, Umar pun gak sangka kalo akhirnya seperti ini. Rupanya, Umar pun merasa tertipu dan salah ketika ia berkenalan Icha lewat Facebook. Umar gak teliti dan merasa yakin hanya dengan melihat foto dan data-data di akun Facebook Icha.. Baca lebih lanjut

Cara Membujuk Orang Tua agar Dinikahkan

Ada yang bertanya… seorang ukhti..
Calon ana itu pengennya nikah, dan hati ana pun berkata pengen nikah secepatnya. Pengen kami, sudah siap lebaran ini, tp kenyatannya keluarga gak siap. Calon ana dah kerja,ana msh kuliah tinggal 3 smstr lg, dan ana harus jelaskan apa biar ortu mau nikahkan ana walau secara sederhana. Ana pengen secepatnya halal bagi calon ana. Sedangkan ortu ingin 1,5 thn lagi. Tolong nasehatnya.

Ukhti yg dirahmati Allah, alhamdulillah selangkah lagi ukhti bisa melengkapi separuh agama. Apalagi calonnya udah kerja. mudah-mudahan bisa dipercepat. Mungkin yang jadi persoalan buat ukhti adalah menjaga diri di masa-masa penantian yang relatif lama (1,5 thn). Siapa yg menjamin bahwa ukhti bisa selamat terhadap fitnah dalam jangka waktu tersebut. Maka para ulama menganjurkan agar masa pinangan ke masa pernikahan jangan terlalu lama. Khawatir terjadi fitnah. Baca lebih lanjut

Rasa Cinta dan Pernikahan

Rasa ini sensasinya hanya bisa dialami oleh mereka yang udah nikah. Bukan maksud untuk manas-manasin lho.. ini sekedar sharing… Tulisan ini pernah aku tulis, tapi ada pengeditan dikit, abisnya agak-agak lebay gitu seh.. ^_^

Sebelum nikah…

Sering orang ngebayangin calon jodoh yang akan mendampinginya. Kadang, perasaan itu begitu kuat. Tak bisa terbendung walau udah puasa daud (puasanya terusin aja ampe pagi, hehe.. bisa-bisa di opname donk ^_^). Ya gitu deh, perasaan gelisah akan terus muncul selama hasrat dan kebutuhan itu belum terpenuhi. Baca lebih lanjut

Tujuan Pernikahan

Sebelumnya gue udah posting sebuah tulisan seputar tujuan pacaran. Kali ini gue akan coba mengupas seputar tujuan pernikahan dan sedikit memaparkan fenomena masyarakat yang cenderung takut untuk nikah. Kemudian, apa perbedaan dan persamaan nikah dengan pacaran? Yuk, coba kita bahas!

Nikah dan pacaran sebenernya sama dari sisi pemenuhan kebutuhan. Kebutuhan apa? Yaitu kebutuhan memenuhi dahaga sebuah naluri (ghorizah). Naluri ini sebut saja ghorizah nau (naluri seksual), yaitu naluri untuk mencita dan dicinta, naluri untuk mempertahankan keturunan atau naluri ketertarikan terhadap lawan jenis. Baik pacaran maupun nikah sebenernya untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Baca lebih lanjut

Cinta Tak Harus Memiliki

Cinta Tak Harus Memiliki, Kaya judul lagu Es Teh Dua Gelas… Eh, ST12, hihi.. Kira-kira apa yang terbayang ketika Anda mendengar pernyataan seperti judul di atas? Sedih, pilu, merana atau patah hati karena ditinggal pacar? Biasanya sih, ungkapan so’ bijak itu berasal dari seseorang yang sedang menghibur diri untuk melupakan cinta yang telah pergi. Tinggallah kini seorang diri meratapi nasib. Untuk menghibur diri, keluarlah ungkapan, “Cinta Tak Harus Memiliki”. Ck ck ck.. Cinta deritanya tiada akhir (Kata Pat Kay).

Kalo udah menderita begini, mendadak deh jadi puitis terus berujar, “Cinta itu sakit, tapi aku ingin tetap sakit”. Prikitiw..! hihi. Mau-maunya menderita terus. Itu tandanya udah frustasi dan harus segera mendapatkan P3KC (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Cinta). Masukin dech ke panti rehabilitas. Emangnya pecandu narkoba, hihi. Baca lebih lanjut

Adakah yang Setia

Adakah yang setia? Disadari atau gak, kesetiaan terhadap pasangan menjadi hal sulit di zaman ini. Perselingkuhan semakin gampang dilakuin. Misal, dengan sahabat sendiri pun orang bisa selingkuh, kemudian dikenalah istilah TTM (Temen Tapi Mesum). Istilah SETIA pun dipelesetin jadi SETIAP TIKUNGAN ADA (kaya tukang ojek aja, hehe) atau ada yang ngemaknai SETIA sebagai SELINGKUH TIADA AKHIR, SEMAKIN TIDAK CINTA, SENENGNYA TITIP ASMARA, de el el.

Apalagi dengan makin berkembangnya dunia online, orang semakin gampang cari selingkuhan. Banyak cerita pasangan cerai gara-gara punya selingkuhan di facebook. Forum-forum atau biro jodoh pun tak jarang menjadi sasaran cowok-cowok nakal cari selingkuhan. Baca lebih lanjut

Cari Jodoh Online, Waspadalah!

Makin pesatnya perkembangan internet akhir-akhir ini memicu anak-anak muda menggunakan internet sebagai sarana buat cari jodoh. Biasanya mereka cari-cari calon pasangan lewat chating, facebook, twitter dan situs jejaring sosial lainnya. Di dunia maya orang cenderung lebih luwes dan bebas mengekspresikan segala perasaannya tanpa harus diselimuti rasa malu. Makanya, peminat cari jodoh lewat dunia maya makin membludak.

Namun demikian, mencari cinta via dunia maya ternyata banyak mengandung resiko. Banyak contoh kasus kejahatan yang terjadi di dunia maya akibat yang namanya CINTA. Mulai dari pemerkosaan, penculikan, cybersex dan lain sebagainya. Baca lebih lanjut

7 Hal yang Diinginkan Wanita dari Pria

Bila Anda wanita yang ingin memiliki hubungan yang baik dengan pasangan, Anda perlu tahu apa yang seorang pria inginkan dari wanita. Apa saja?

Bagi seorang muslim, wanita shalehah masih menjadi sosok yang diidamkannya. Wanita shalehah….. Ia merupakan sosok makhluk lembut yang menjadi idaman bagi setiap muslim yang shaleh. Karena pada dirinya terdapatperhiasan terindah di dunia ini sebagaimana disinyalir oleh Sang pembawa kabar gembira Rasulullah SAW dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang artinya: “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baiknya perhiasan dunia adalahwanita shalehah”.

Selain shalehah, berikut adalah tujuh hal penting yang sebaiknya dilakukan oleh seorang wanita untuk membahagiakan pasangannya.

1. Pria ingin memiliki wanita yang percaya diri
Seorang wanita yang memiliki kepercayaan diri, akan membuat seorang pria tergila-gila. Wanita yang memancarkan keyakinan dengan apa yang dilakukannya, akan mendapatkan perhatian lebih dari pria. Baca lebih lanjut

Tips kenalan, Mencari Jodoh

“Siapa gerangan jodohku? Dimanakah ia? Apa yang harus dilakukan untuk menemukannya? Bisa gak ya, 5-10 tahun ke depan, aku udah punya istri yang cantik atau suami yang gagah beserta anak yang lucu-lucu. Oh.. so sweet! Kapan ya, mimpi ini jadi kenyataan?!”

Gitu dech kira-kira hayalan jomblowan en jomblowati… (Sok tau gw. Wk wk wk..)

Jadi inget kata-kata ustadz, “dari pada thulul amal (sibuk berangan-angan, berkhayal, tanpa usaha nyata), lebih baik ikhtiar”.  Ok dech pak ustadz! Ini saya coba saya tuliskan tips en trik mudah-mudahan bermanfaat buat para pembaca dan penulis dalam pengembaraannya mencari cinta…

Eits, penulis ‘kan udah ada yang punya, mau cari yang kedua ya? Wk wk wk.. Gak koq, just kidding… I love her so much. Semoga Allah menyatukan kami dunia akhirat. Amin Allahumma amin.

Balik lagi ke bahasan… Tips yang akan coba saya gelar disini adalah tips berkenalan. Tapi tips ini khusus untuk yang serius ingin menggaet jodoh. Kalo tujuannya untuk sekedar cari pacar, lebih baik ke laut aja deh! (Ke laut, mau cari ikan ya bang? hehe). Iyalah, dari pada bikin dosa lebih baik jadi nelayan, wk wk wk… Wah, udah mulai kagak nyambung nih! Langsung aja, Ini dia tipsnya.. Yuk, tarik mang..!

 PERTAMA, Tentukan target! Sebelum kenalan, Anda harus punya obyek yang akan menjadi target… Penentuan target ini gak boleh sembarangan. Ia adalah calon pendamping hidupmu. Rasanya gak layak kalo kita langsung shoot on target orang-orang yang baru kita kenal di angkot, mall, apalagi di bioskop or klub malam… Cari bibit yang bagus di tempat yang bagus pula, misalnya, di pengajian umum, organisasi dakwah, organisasi profesi dan keahlian, forum-forum diskusi atau bahkan di milis. Kalo sekarang mungkin lewat facebook or twitter juga bisa dicoba. Tapi hati-hati, di dunia maya banyak ular berbisa.. hehe. Walau demikian, ada juga koq yang baik-baik. Tentukan kriteria calon target, namun Islam telah menjadikan faktor agama sebagai kriteria utama…

KEDUA, Kenali target melalui berbagai media! Pastikan dalam prosesnya tidak melanggar hukum syara! Jangan maen samber aja dan mendekatinya dengan liar sambil nanya, misalnya… “Halo, pak kabar Shinta (sksd)?” Apalagi kalo pura-pura bego, misalnya  “Jika boleh tau jam berapa ya?”,  “Punya bolpoint?”, “Apa ini sapu tangan Anda?” (padahal sapu tangannya sendiri, hihi)… en cara-cara kuno lain yang berpotensi melanggar hukum syara. Selain itu, dengan cara itu, ketahuan deh belangnya kita. Dia akan tahu bahwa Anda sedang memainkan trik dan itu kerjaan playboy. Kalo menurut para ustadz, proses kenalan ini istilahnya adalah ta’aruf. Dalam ta’aruf, Anda bisa mengumpulkan data calon target melalui teman-teman dekat, keluarga, gurunya atau siapa saja yang mempunyai informasi tentang dia.. Atau Anda telah mengenalnya dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam kegiatan organisasi, sebagai teman kuliah, teman kerja, dll. Pastikan ia belum punya calon pendamping. Kemudian, setelah mantap dengan sang target, ikuti langkah kedua agar cinta Anda tidak bertepuk sebelah tangan! 

KETIGA, Gilran Anda, kenalkan strong point milikmu! Ada benarnya pepatah, “tak kenal maka tak sayang”. Anda sudah mengenalnya dan kemudian muncul rasa kagum en sayang.Sebaliknya, ia belum kenal Anda, bagaimana mungkin ia akan kagum dan mau dengan Anda? Walau demikian, Anda tidak boleh terlampau kagum dan berharap banget kalo dia bakal jadi pasangan Anda. Khawatir patah hati nantinya… Anggap aja lagi mancing, dapet or tidak, Anda harus ikhlas. Cara memancing cintanya, buatlah ia kenal dengan strong point Anda terlebih dahulu untuk membuka pintu hatinya. Walau bagaimana, kesan pertama begitu menggoda… Jika kagum dan cinta sudah tumbuh, ia akan berusaha menerima kekurangan Anda. Tapi sebaliknya, jika ia kenal kekurangan Anda terlebih dahulu, maka kecil kemungkinan kagum dan rasa cinta itu tiba. Padahal, menerima kekurangan adalah hal yang mutlak karena tidak ada manusia yang sempurna. Strong point tersebut adalah hal-hal positif yang Anda miliki. Misalnya, Anda cerdas dan berprestasi, Anda keibuan, Anda sholeh or sholehah, Anda Bijaksana, Anda Penyayang dan gak pelit, Anda dewasa dan bisa akrab dengan keluarga, Anda bisa dimintai pendapat,  dll.  Prinsipnya, Anda harus jujur, tidak boleh dibuat-buat apalagi kalo sampe sombong dan ujub… diawali dengan mengutarakan niat serius Anda ingin menjadikannya pendamping hidup. Misalnya, layangkan sebuah surat kepadanya… (Tips membuat surat mengutarakan niat dan memaparkan strong point Anda akan dibahas secara terpisah).

KEEMPAT, Banyak berdoa diwaktu-watu mustajab seperti setelah shalat 5 waktu, dhuha, tahajud, dll. Karena rumus kesuksesan mencari jodoh adalah NIAT dikali IKHTIAR dikali DOA. Jika salah satunya nol, maka pencarian jodoh Anda tidak akan berhasil. 

5 Hal yang Diinginkan Wanita pada Pria

Ada banyak yang diinginkan wanita terhadap pria, namun ada 4 hal yang sangat diinginkan wanita pada pria, yaitu:

Pertama, Wanita ingin pria yang kuat. Kuat bukan berarti dari fisik, namun kuat secara mental (termasuk akidahnya), memiliki visi dan cita-cita yang kuat, mampu melindungi, kuat memimpin, kuat karena punya jawaban yang lebih smart dari si wanita. Orang yang kuat tidak hanya banyak bicara dan menunjukkan kekuatannya melalui perbuatan dan hasil positif dari perbuatannya tersebut.

Kedua, pria yang bijak tidak menggunakan egonya melainkan keluasan ilmu dan kasih sayangnya. Dia tidak membela diri, jika dia salah akan minta maaf. Baca lebih lanjut

Mudik: Peluang Bertemu Jodoh

Lagi musim mudik euy! Kesempatan neh, saya coba bikin postingan tentang hubungan mudik dengan peluang jodoh. Wahhh.. emang ada hubungannya tho? Ada bro, simak dan geber  aja tulisan ini sampe abis! Mudah-mudah ketemu hubungannya… (wah, rada maksa neh! Hehe)

Tulisan ini gak maksain koq, mudik dan peluang jodoh itu memiliki hubungan yang erat. Saya katakan begitu, bukan tanpa dasar. Baik secara dalil syar’i ataupun realita, sepertinya mudik dan peluang jodoh ada kaitannya. Baca lebih lanjut

Tips Langgeng Jodoh

Gak kebayang ya, kalo kita harus berpisah dengan orang yang kita sayangi. Misalkan harus putus dengan pasangan hidup yang telah berikrar untuk sehidup semati, baik suka maupun duka. Kalo itu terjadi, kayanya lebih baik minum baygon untuk mengakhiri hidup ini (Ck ck ck.. begitulah cinta, deritanya tiada akhir… Ti Pat Kay mode on).

Mungkin aja, bagi mereka yang lagi hot-hotnya jatuh cinta, atau bagi para pengantin baru… sepertinya mustahil kalo berpisah. Gak bakalan mau pisah walau disuap pake duit 2 ribu (kecil amat, dasar pelit… hihi). Baca lebih lanjut

Jenuh Mencari Jodoh

Alhamdulillah… saya bisa menjumpai sobat TJ (Tabir Jodoh) lagi. Setelah satu minggu disibukkan dengan kegiatan-kegiatan di bulan Ramadhan ini, akhirnya saya kini bisa nulis kembali tentang jenuh mencari jodoh (uh, so sibuk en so penting bangets ya… hehe). Mudah-mudahan sobat TJ dalam kondisi yang sehat wal afiat dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT. Amin

Kita bahas cinta dan jodoh lagi neh! Jenuh gak ya? cinta lagi, jodoh lagi… Mungkin aja jenuh, apalagi bagi para pencari cinta yang belum juga dapat mewujudkan impian menuju keindahan dunia yang di janjikan (baca: menikah). Padahal, beberapa saran dan tips mencari jodoh mungkin sudah banyak dipelajari, tapi hasilnya nihil. Baca lebih lanjut

Memelihara Kepekaan Cinta

kiat mendapatkan jodohCatatan Ini penting bagi mereka yang sedang mempersiapkan diri dan menanti datangnya jodoh. Ilmu tentang cinta yang terpelihara…

Baiklah sobat, kali ini saya mencoba untuk membahas tentang penyebab matinya cinta… Ketika cinta yang engkau berikan tak berarti sedikit pun bagi pasangan… lantas, apa penyebabnya? Langsung aja bro, kita meluncur ke TKP.

Menarik, apa yang diungkapkan psikolog tentang apa yang mereka teliti mengenai penyebab kehancuran sebuah perkawinan. Psikolog L.K White dan Schoen yang dikutip oleh M. Fauzil adhim dari Papalia & Olds, 1995 (Wah, panjang bener riwayatnya :)), mereka mengatakan bahwa ada dua hal yang secara meyakinkan penyebab kehancuran sebuah pernikahan. Yaitu, pertama, hidup bersama sebelum menikah, dan kedua, melahirkan sebelum menikah alias NBA (Nikah Bunting duluAn :)). Baca lebih lanjut

Menikah, Lebih dari Sekedar Cinta

Menikah, tidak sekedar nikmat… kita juga mesti tahu bahwa banyak kepahitan yang mungkin akan kita temui kelak. Bukti pahitnya dunia setelah nikah, banyak rumah tangga yang cekcok dan pada akhirnya memutuskan untuk bercerai. Padahal, bisa jadi sebelum menikah mereka saling mencintai. Nah, pada pembahasan kali ini kucoba menulis tentang cinta dalam pernikahan… mengapa cinta saja tidak cukup menjadi bekal pernikahan? Yuk, tarik mang!

Diantara jenis cinta adalah cinta yang bangkit karena ketertarikan fisik, dorongan seksual dan erotisme. Inilah cinta buta, cinta yang memabukkan dan membuat orang tak sadarkan diri. Cinta yang dikendalikan oleh nafsu, bukan pikiran dan keimanan. Inilah cinta yang memiliki komitmen rendah. Baca lebih lanjut

Yang Ngebet Nikah, Kuatkan Tekadmu!

Sobat ikhwan sekalian… apa yang menghalangimu untuk menikah? Setelah ku bertanya demikian ke beberapa ikhwan, mereka menjawab, “aku takut gak bisa ngasih makan istriku kelak”.

Dari sekian banyak ikhwan, itulah jawaban mayoritas ikhwan. Perasaan ikhwan secara umum mungkin demikian, khawatir dan takut gak bisa memberi nafkah ketika menikah… makanya, mereka nunggu harta kumpul dulu.

Padahal, setelah bertahun-tahun cari harta tetep aja belom sukses. Akhirnya, harta gak dapet, istri juga gak ke-gaet, sedangkan umur udah semakin mepet. Wk wk wk.. Baca lebih lanjut

Tips Menjaga Kesucian Wanita, Sebelum Jodoh Menghampiri

Kali ini kucoba tuliskan sebuah tips untuk melengkapi tulisanku sebelumnya disini dan yang ini

Wanita itu memang indah… keindahannya mengundang kumbang-kumbang untuk menghampirinya. Wanita itu lembut… kelembutannya mampu memantik jiwa-jiwa lelaki yang sedang kehausan cinta dan kasih sayang . Wanita itu cantik dan “putih”… putihnya itu membuat rentan terhadap debu-debu kotoran.

Oleh karena itu, coba simak beberapa tips berikut untuk menjaga wanita tetap suci. Baca lebih lanjut

Khusu Memohon Jodoh di Bulan Ramadhan

Assalamu’alaikum sobat TJ, akhirnya hari ketiga Ramadhan berlalu sudah. Mudah-mudahan tetep semangat ibadahnya. Jangan kaya ramadhan sebelumnya, rajin awalnya doank… hari berikutnya rada-rada males ngelakuin ibadah… Tarawih mulai kendor, bawaannya ngantuk! Apalagi di TV acaranya lebih seru daripada di masjid yang cuma dengerin kultum dan shalat taraweh berjama’ah… lemes n bete dah!  Tadarus juga terasa berat, terlanjur udah balas dendam dan tak terkendali dengan makanan… dua mangkok kolak en satu piring nasi plus rombongannya bikin perut kekenyangan. Akibatnya, mata ini cepet belekan (ngantuk) kalo ngeliatin al-quran lembar demi lembar. Terus, saat sahur dibanguninnya juga susah banget… setelah emak-nya teriak-teriak  sambil bawa seember air, baru deh cepet-cepet bangun ikutan sahur (takut diguyur ya bro? Padahal, makan sahurnya paling banyak tuh diantara yang lain, gak malu apa bro? hehe..) Baca lebih lanjut

Saat Bingung Memilih Jodoh

Dalam memilih pasangan hidup, baik bagi laki-laki maupun perempuan keduanya memiliki hak untuk memilih yang paling tepat sebagai pasangannya. Hal itu dikenal dalam Islam yang namanya ‘kufu’ ( layak dan serasi ), dan seorang wali nikah berhak memilihkan jodoh untuk putrinya seseorang yang sekufu, meski makna kufu paling umum dikalangan para ulama adalah seagama.

Namun makna-makna yang lain seperti kecocokan, juga merupakan makna yang tidak bisa dinafikan, dengan demikian PROSES MEMILIH ITU TERJADI PADA PIHAK LAKI-LAKI MAUPUN PEREMPUAN. Disisi lain bahwa memilih pasangan hidup dengan mempertimbangkan berbagai sisinya, asalkan pada pertimbangan-pertimbangan yang wajar serta Islami, merupakan keniscayaan hidup dan representasi kebebasan dari Allah yang Dia karuniakan kepada setiap manusia, termasuk dalam memilih suami atau istri. Aisyah Ra berkata, “Pernikahan hakikatnya adalah penghambaan, maka hendaknya dia melihat dimanakah kehormatannya akan diletakkan.” Baca lebih lanjut

Sabar Menanti Jodoh

Sahabat, sikap sabar menanti jodoh ternyata telah dianjurkan dalam Islam, sebagaimana kisah yang terdapat dalam Al-Quran di bawah ini.

“Oh ibu, usiaku sudah lanjut, namun belum datang seorang pemuda pun meminangku? Apakah aku akan menjadi perawan seumur hidup?” Kira-kira begitulah keluhan seorang gadis Mekah yang menunggu jodohnya. Ia berasal dari Bani Ma’zhum yang kaya raya.

Mendengar rintihan si anak, ibunya yang teramat kasih dan sayang kepada anaknya lantas kalang kabut ke sana ke mari untuk mencari jodoh buat si puteri. Pelbagai ahli nujum dan dukun ditemuinya, ia tidak peduli berapa saja uang yang harus keluar dari saku, yang penting anaknya yang cuma seorang itu dapat bertemu jodoh.

Namun sayang usaha si ibu tidak juga menampakkan hasilnya. Buktinya, janji-janji sang dukun cuma bualan kosong belaka. Sekian lama mereka menunggu jejaka datang melamar, akan tetapi yang ditunggu tidak pernah nampak batang hidungnya. Baca lebih lanjut

Tak Cantik, Tak Ada yang Melirik?

“Kecewa… Saat main bersama, temanku lebih banyak diingini pria. Sedangkan aku, disapa pun tidak. Sekalinya ngajak bicara, sang pria hanya minta nomor kontak temanku yang dianggap lebih cantik.  Hingga kini, aku masih sendiri… lelaki dambaan hati yang bisa menemani hari-hariku tak kunjung tiba. Wajar, aku wanita biasa… tak cantik dan tak ada yang istimewa. Oh,  Tuhan… betapa malang nasibku. Hati ini tambah gelisah, saat teman-teman satu per satu memasuki dunia barunya… sedangkan aku masih seperti dulu. Desakan keluarga dan lingkungan yang menginginkan aku segera menikah, telah menambah beban hidupku. Tolonglah aku ya Allah…” Baca lebih lanjut

Cantik…Oh, Cantik

Jika seorang lelaki memiliki istri yang cantik, biasanya timbul perasaan ujub dan sombong. Kemana-mana ketika jalan berdua, ia akan merasa bangga seraya membusungkan dada. Lelaki itu akan berkata dalam hatinya, “Woi lihat donk nih, istri gue cakep bener, berarti gue bukan orang sembarangan karena dapetin istri cantik.” Kemudian ia akan melirik-lirik memperhatikan siapa saja yang memperhatikan istrinya. Semakin membusunglah dadanya ketika sang istri banyak diperhatikan dengan decak kagum oleh orang lain.

Bagaikan boneka cantik, kemana pun ia pergi, sang istri akan dibawa, dijinjing dan ditimang-timang. Dengan percaya diri tinggi dan rasa bangga yang memuncak, ia akan tunjukkan ke rekan-rekannya dalam setiap pertemuan atau pesta. Kalau mau kondangan istri seolah seperti kado atau angpau yang tidak boleh ketinggalan. Seakan-akan ketika itu ia berkata, “ini lho istriku, cantik ‘kan? Siapa dulu donk suaminya? Kalau cari istri kaya begini donk, kelas atas!”

Ia tak tahu bahwa istri cantik adalah cobaan berat. Lebih-lebih jika wajah suami pas-pasan. Sang istri pasti selalu mendapat bisikan setan, “saya kan cantik, saya bisa mendapatkan lelaki tampan dan kaya. Koq, saya malah punya suami jelek dan tidak bisa memenuhi segala keinginanku secara materi.” Akan terlintas rasa penyelasalan… Akhirnya, sang istri akan melayani suami dengan setengah hati.. seenaknya aja… Malahan, sang suami yang sering disuruh-suruh dan diperbudak oleh istrinya. Permintaan cerai tak mustahil terlontar dari si cantik.

Dari hasil penelitian University of California, perempuan yang merasa dirinya cantik dan menarik dilaporkan lebih gampang marah. Peneliti menduga, perempuan tipe seperti itu terlalu berharap lebih sehingga ketika harapannya tidak terpenuhi mereka akan marah (detikhealth, 1/03/2010).

Coba renungkan perkataan Rasulullah ini, “Janganlah kalian menikahi wanita hanya karena kecantikannya semata (semata), boleh jadi kecantikannya itu akan membawa kehancuran” (HR Abu Dawud dan Tirmidzi).

Dalam riwayat lain Rasulullah Saw bersabda, “Jauhi oleh kalian rumput hijau yang berada di tempat yang kotor. ‘Mereka bertanya, ‘Apa yang dimaksud rumput hijau yang berada di tempat yang kotor itu, wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab, ‘Yaitu wanita yang sangat cantik yang tumbuh (berkembang) di tempat yang tidak baik.” (HR ad-Daruquthni, Askari dan Ibnu Adi). Wallahu a’lam (Ken Ahmad)

Cowok Matre !

Siapa yang gak mau, ketika berkeluarga, kita gak terlalu repot mencari materi. Sang istri anak saudagar kaya, warisan di mana-mana. Udah gitu, anak tunggal pula. Gak akan kemana-mana dach tuh harta. Jika ketemu kawan, ia akan dipuja-puja, “loe beruntung, enak dapet istri orang kaya, loe tinggal nikmati dan gak perlu kerja keras.”

Sepintas, tampak manis dan bahagia. Namun, apa yang terjadi di rumah tangganya? Jika kecenderungan suami terhadap harta istri sangat tinggi, bahkan segala-galanya, bersiaplah menjadi budak dalam rumah tangga. Kewibawaan sebagai pemimpin yang telah Allah sematkan kepada seorang suami akan sirna. Suami akan “kalah” dan tidak bisa memimpin istri. Istri akan cenderung memperbudak suami.

Maka, luruskan niat saat hendak menikah. Menikahlah untuk meraih ridho Allah. Maka pilihlah yang baik agamanya. Jika ia kaya, itu bukan yang utama. Jangan terlalu berharap karena tanggung jawab menafkahi tetap di tangan suami. Pandanglah kekayaannya sebagai hal biasa, sehingga hal itu tidak mempengaruhi sikap seorang lelaki membimbing dan menegakkan kebenaran di tengah-tengah keluarga.

Cantik, kaya, tidak dilarang untuk dinikahi, tetapi kita harus meluruskan niat bahwa menikahinya bukan karena hal itu. Nikahilah karena kepribadiannya (mobil pribadi, rumah pribadi…serba pribadi… lho koq ngaco!.. hehe). Atau, kata orang nikahilah karena kewibawaannya (wi… bawa mobil, wi…. bawa motor, wi bawa uang, hahaha). Udah ya, jangan kelamaan ngocolnya. Lebih baik simak sabda Rasulullah berikut:

“Barang siapa yang menikahi seorang wanita hanya karena hartanya semata, niscaya Allah tidak akan menambahkan kepadanya selain kefakiran (kemiskinan)…..” (HR Abu Dawud dan Nasa’i). Wallahu a’lam (Ken Ahmad)

Hati-Hati dengan Ikhwan Genit (Mengajak Ta’aruf Gak Jelas)

Cerita yang menarik untuk disimak, mudah-mudahan banyak pelajaran yang bisa diambil…

Hai cewek, ups! Oh Assalamu’alaikum ukh, salam ukhuwah!

Haha saya hanya niru apa yang biasa ikhwan yang ucapkan kepada ukhti. Hmm untuk nyebutnya kadang saya gak bener maklumlah bahasa Arab saya kan ga pernah belajar, baca Iqro aja plentat-plentot, tapi yang penting keliatan kalo saya ikhwan deh.

Kenapa kalian bisa begitu mempesona dibalik pakaian besar kalian? Saya ga pernah bisa ngerti itu, padahal enak ‘kan kalo saya liat cewek baju ketat with short pant uhuuuyyy … apalagi bodi dan mukanya lumayan, yah paling enggak bisa dibanggain kalo diajak jalan. Tapi melihat kalian dengan pakaian besar kalian membuat saya tertarik

Sangat tertarik… kenapa tubuhmu tertutup rapat? Apakah dibalik itu semua tubuhmu kudisan? Haha… saya rasa gak, muka kalian begitu bersih dan kalian sepertinya gak mudah untuk ditaklukkan,

Bener juga kalian begitu susah ditaklukkan. Kenapa bisa sih?Gak mungkin gara-gara jubah gede yang kalian pake kan?

Kau tahu, untuk mendapatkan wanita kebanyakan di luar sana begitu mudahnya. Saya ajak makan bareng udah bisa cium pipi, saya ajak nonton minimal dapet kissing. Kalo udah beli coklat dan bunga berarti saya boleh petting, haha…. Gak perlu diceritakan ke lanjutannya. Yang pasti, kalo udah bosen tinggal selingkuh aja, ketahuan juga bodo, tinggal cari lagi.

Hei manis, tahukah sealim apapun kalian, saya udah tau kelemahan wanita, karena kalo saya ga tau kelemahan kalian, pasti begitu susah mendekati kalian. Hmm… kenapa ya, saya ajak kenalan lu langsung nolak? Minta nomor telepon apalagi? Hadoh susah juga nih, walaupun saya dapet nomor telepon lu, lu juga ga mau bales ataupun angkat telepon saya.

Tapi saya tau, seperti yang kalian bilang di mana ada niat pasti Allah kasih jalan. Dan, saya udah niat harus bisa menaklukkan kalian . Dan aha! Ternyata begini cara menaklukkan kalian. Ternyata kalian disebut akhwat dan yang cowoknya disebut ikhwan, walaupun lidah saya ga biasa ngucapinnya.

Mulailah saya menelusuri apa itu ikhwan? Hmm… orang yang kerjaannya ngaji, sering mengutip kalimat-kalimat Tuhan, dan.. yah kalo punya jenggot tipis juga gapapa, hoho.. itu mudah saya lakukan, lalu apalagi? hmm… cara ngomongnya lain, kalo ngobrol ama lawan jenis nunduk (apa cari duit jatoh?), entahlah, yang penting saya ikut dulu.

Dalam waktu dua minggu berubahlah saya seperti ikhwan, plus facebook dan blog saya terlihat islami, dan mulailah saya mencoba mendekati kalian. Ingatkah pertama kali kita kenalan? Saya ucapkan hadist sebagai ukhuwah kita, dengan manis saya bilang “Salam ukhuwah yaa ukhti” , dan kau balas gitu juga.
Mulailah jerat itu saya pasang, kau berani kasih nomor telepon ke saya, dengan itu saya bisa sms kau dini hari untuk sholat tahajud. Padahal saya ga sholat dan kebetulan ada petandingan sepakbola, haha… Sambil nyelam nyari ikan, kan saya kucing air! Hmm… memang susah juga menaklukkan kau, saya harus berkorban banyak nih.

Mulailah saya menelpon buat berdiskusi dan tukar pikiran , tentu aja saya juga stanby di internet biar saya bisa cari jawabannya di internet. Oh saya baru tahu ada namanya kegiatan keagamaan di kampus, ya udah saya juga ikut deh dan duduk deket tirai pembatas, siapa tau kebetulan kau bisa liat saya ada.

Pulang ngaji saya coba ajak pulang bareng naik motor, dengan alesan udah malem gag baek kalo pulang sendiri, haha… kau mau, Yes ! Haha.. ternyata ga terlalu sulit untuk dekat dengan kau, hanya cukup memasang topeng yang kau suka dan kau akan luluh, tinggal saya serang kelemahan setiap wanita yaitu kupingnya.

Walaupun banyak kata-kata yang ga ngerti, tapi saya yakin ini bentuk rayuan maut buat kau, hehe… emang aneh sih sms padahal gag ada kata-kata yang ngerayu misal INU IMU ILU atau sebagainya tapi Cuma kutipan hadist ama Qur’an plus kata-kata bijak dan penyemangat, tapi kenapa bisa bikin kalian luluh? Dasar wanita!

Tahukah kau, saat kau memakai kaus kaki yang terlalu pendek atau bahkan ga sama sekali, terlihatlah betis mu yang indah itu disaat mengendarai motor dan berhenti, padahal saya sering lihat betis bahkan paha wanita tapi kenapa lihat yang ini berbeda? Mungkin gara-g ara kau umpetin terus.

Saat kau memakai tas ransel , tanpa kau sadari talinya membuat bentuk tubuhmu terlihat, serrrr….slerp hajar bleh! Apalagi kalau ga pake gamis sadar atau enggak bagian pinggang dan pinggul itu ketat karena roknya…hmmm, Yummy! Kata Chio “kapan lagi liat barang mahal di obral” mantap deh hahaha…ga ngeh kan?

Ga itu aja kok, kalo saya liat lu pake jubah terus pasti saya tegor “Ukh, kok pake jubah terus? serasa ngeliat ibu-ibu majelis taklim, padahal kamu cantik banget, tapi ketutup sama jubah ibu2.. Kamu pasti kaya bidadari kalo pake pakaian yg lebih modis.” Dan mulailah dengan instingmu yang pandai berdandan kau akan menggunakan pakaian modis dan sedikit demi sedikit meninggalkan pakaian syar’i kamu.. Pengen terliaht cerah, cerah,dan modis di hadapan saya, haha… lumayan pemandangan bagus untuk saya nikmatin.

Apalagi kalau kalian udah berani pajang muka di internet, hahaha… biasanya lebih mudah dibujuk tuh hehehe… Tapi, gak seru dengan yang itu, saya mau inc er yang bener-bener tertutup , pasti lebih tertantang, kapan lagi sih saya bisa menaklukan cewek eh akhwat kek gitu? Suatu prestasi tersendiri dan naikin derajat sayalah .

Sial, kenapa ga ada pacaran islami. Mau ngajak pacaran lu selalu di masjid gitu kalo gak lagi masiroh (demo) di jalanan. Tapi, saya ga nyerah kok, kenapa saya ga coba ta’aruf aja dulu, yah khitbah juga jadi deh, dengan alasan ntar aja saya nikahin kalo udah lulus kuliah dan udah dapet kerja mapan plus kendaraan dan rumah sendiri.

Biarin lama, yang penting saya kek janji dulu, dengan gitu saya bisa tuker biodata, bisa sms-an, teleponan, bahkan chatting pake webcam malem-malem haha… ternyata kau tetap wanita yang mempunyai hati yang lemah, sehingga mudah luluh dengan apapun, ahh… Dan saya bisa melakukan rayuan maut lebih dari sekarang, dan saya yakin bisa!

Saya tau setebal apapun iman kau, h ati kau tetap lemah, dan mudah luluh dan saya akan terus mengintai dari situ, mencari celah untuk masuk dan menaikkan pasaran saya sebagai orang yang pernah pacarin wanita yang terkenal alim, hahaha…

Godaan berat yang seringkali menjadi pintu masuk setan dalam menyesatkan manusia adalah berupa hasrat terhadap lawan jenis…

“Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya ‘auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.” (Al-Araaf:27)

“Janganlah salah seorang diantara kalian be rduaan dengan seorang wanita (yang bukan mahramnya) karena setan adalah orang ketiganya, maka barangsiap yang bangga dengan kebaik annya dan sedih dengan keburukannya maka dia adalah seorang yang mukmin.” (HR. Ahmad, sanad hadits ini shahih)

“Wanita itu adalah aurat. Jika dia keluar maka setan akan memperindahnya di mata laki-laki.” (HR. Tirmidzi).

Allah tidak saja memperingatkan ma nusia untuk menjaga hubungan lelaki dan wanita, Allah juga memerintahkan wanita untuk menjaga izzahnya melalui perintah menutup aurat dan adab berpakaian…

“Wahai Asma’ sesungguhnya seorang wanita itu apabila telah baligh (haidl) maka tidak boleh baginya menampakkan tubuhnya kecuali ini dan ini, seraya menunjukkan wajah dan telapak tangannya.” [HR. Abu Dawud].

“Hendaklah mereka menutupkan ka in kerudung (khimar) ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (Qs. an-Nuur [24]: 31).

“Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya.” (Qs. al-Ahzab [33]: 59).

“Rasulullah Saw memerintahkan kaum wanita agar keluar rumah menuju shalat Ied, maka Ummu ‘Athiyah berkata, ‘Salah seorang di antara kami tidak memiliki jilbab?’ Maka Rasulullah Saw menjawab: ‘Hendaklah saudarinya meminjamkan jilbabnya kepadanya!'” [HR Bukhori-Muslim]

Wallahu a’lam (Ken Ahmad)

Efek Putus Cinta Sama Seperti Sakaw pada Pecandu Kokain

New York, Ketika sedang put us cinta, perasaan dan suasana hati menjadi sulit untuk dikontrol. Di otak, efek semacam ini ternyata sama seperti yang dialami pecandu kokain saat sedang sakaw.

Sebagian orang menganggap perasaan itu sangat menyakitkan, bahkan bisa memicu berbagai gangguan kejiwaan antara lain depresi. Perilaku yang menyertainya kadang cukup serius, misalnya bunuh diri atau melakukan tindakan kriminal yang membahayakan orang lain.

“Ini menunjukkan bahw a rasa cinta yang begitu mendalam dapat memicu adiksi atau ketergantungan seperti halnya kokain,” ungkap Arthur Aron, profesor psikologi sosial dan kesehatan dari Stony Brooke University, dikutip dari NYdailynews (detikhealth.com, 26/7/2010).

Kata pujangga, cinta letaknya di hati. Meskipun tersembunyi, namun getarannya tampak sekali. Ia mampu mempengaruhi pikiran sekaligus mengendalikan tindakan. Sungguh, Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan ke marahan menjadi rahmat. Cintalah yang mampu melunakkan besi, menghancurkan batu karang, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta. (Jalaluddin Rumi).

Namun hati-hati juga dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta palsu. Cinta yang tidak dilandasi kepada Allah. Itulah para pecinta dunia, harta dan wanita. Dia lupa akan cinta Allah, cinta yang begitu agung, cinta yang murni.

Oleh karena itu wahai sahabat… Janganlah berputus asa terhadap rahmat dan kasih sayang Allah di kala semua cinta semu di dunia ini telah menjau h. Engkau sama sekali tak kehilangan apapun ketika itu, kecuali engkau berpaling dari Allah. Cinta Allah cinta yang tak bertepi. Jikalau sudah mendapatkan cinta-Nya, dan manisnya bercinta dengan Allah, tak ada lagi keluhan, tak ada lagi tubuh lesu, tak ada tatapan kuyu. Yang ada adalah tatapan optimis menghadapi segala cobaan dan rintangan dalam hidup ini.

Begitu pula saat jodoh tak datang jua. Usaha penjemputannya selalu tersia-sia… Dunia tampak sempit dan muram. Kehidupan terasa tak ramah dan ingin berlari menjauhinya. Betapa menderita sehari-hari terhimpit dalam kesedihan.

Bagi mereka saya ingin katakan bahwa semuanya sudah diatur oleh Allah. Rezki, maut, jodoh, dan langkah kita, itu semuanya sudah ada suratannya dari Allah. Karena itu pula kita pun jangan berlaku pasrah dan dan menyerah serta beranggapan semua kekalahan dalam hidup ini Allah yang atur.

Saya pun ingin mengatakan bahwa kita tak pernah tahu apa yang ditetapkan Allah untuk kita. Jangan berfikir tentang msiteri itu, karena sehebat apapun mahkluk- mahkluk Al lah untuk membuka tabirnya tak akan menghasilkan apa-apa selain angan-angan dan keterpurukan.

Wahai sahabat, lakukanlah apa yang bisa kau lakukan, apa yang kau kuasai dan apa-apa yang engkau bisa mengubahnya. Carilah cinta sejati dengan petunjuk Allah, dan jangan kau mencari jalan pintas. Redanya dahaga cinta yg kau peroleh dengan cara mengkhianati Allah sesungguhnya hanya akan menambah haus dan hampa.

Untuk hal-hal yang tidak engkau kuasai, dan hal-hal yang tidak bisa engkau mengubahnya, jangan engkau gila karenanya. Sesungguhnya Allah hanya melihat dan menilai usaha dan proses yang sahabat semua lakukan. Allah tidak melihat hasil dari semua kerjamu. Sesungguhnya tertolaknya engkau dari pujaan hatimu takan membuatmu berdosa. Sesungguhnya jeleknya wajahmu, hitamnya kulitmu, peseknya hidungmu, miskinnya hartamu, dan hal-hal yang tak bisa engkau mengubahnya, yang menyusahkanmu untuk menyudahi masa lajangmu adalah urusan Allah. Engkau tidak akan dihisab dan dimintai pertanggungjawaban karenanya. Jangan kau bersedih karena hal itu. Allah mengujimu sebagai tanda kasih-Nya.

Maka dari itu, pasti ada hikmah besar yang Allah berikan. Tetaplah engkau ada di jalan Allah di saat semua hidup terasa sulit. Raihlah cintaNya, cinta sejati yang tiada bertepi… Jika Allah menghendaki, seluruh isi dunia akan melayani… Subhallah wa alhamdulillah, wa laa ilaha illallahu Allahu Akbar… Wa laa haula wa laa quwwata illaa billah…. Wallahu’lam (Ken Ahmad)

 

Istikharah Cinta

istikharah jodohYa Allah, sesungguhnya aku memohon pilihan yang terbaik kepada Engkau dengan ilmu yang ada pada-Mu, dan aku memohon kekuasaanMu untuk menyelesaikan urusanku dengan kodratMu

Dan aku memohon kepadaMu sebagaian karuniaMu yang agung, karena sesungguhnya engkau Maha Kuasa sedangkan aku tidak berkuasa, dan Engkau Maha Tahu sedangkan aku tidak tahu, dan Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib.
Ya Allah, sekiranya Engkau tahu bahwa fulan/fulanah lebih baik untuk diriku, agamaku, dan kehidupanku, serta lebih baik pula akibatnya di dunia dan akhirat, maka takdirkanlah dan mudahkanlah fulan/fulanah bagiku, kemudian berkahilah aku dalam urusan jodoh ini.

Dan sekiranya Engkau tahu bahwa fulan/fulanah lebih buruk untuk diriku, agamaku, dan kehidupanku, serta lebih buruk pula akibatnya di dunia dan akhirat, maka jauhkanlah fulan/fulanah dariku, dan jauhkanlah aku dari urusan ini, dan takdirkanlah kebaikan untukku di mana pun, kemudian jadikanlah aku ridha menerimanya.

jangan pernah berputus asa untuk senantiasa berharap dan berdoa minta jodoh.

Wanita Shalehah, Siapa Yang Memetikmu?

Bagi wanita, proses mencari jodoh diibaratkan sama dengan buah apel…

“Suatu saat di pagi yang cerah. Angin bertiup tenang. Sinar mentari lembut menerangi alam.Tapi sayang, itu semua tidak dapat meredam kegundahan hati sebuah apel yang berada tinggi nun di pucuk. Sejak seminggu lalu Apel itu sibuk berfikir, kenapa aku tidak dipetik orang? Padahal… kulitku licin mulus. Warnaku merah bersinar. Siapa yang melihat pasti meluap-luap seleranya. Pasti mereka terbayang betapa manisnya rasaku. Tapi… kenapa aku tidak dipetik orang?

Apel tersebut memandang ke bawah. Heran, kenapa manusia lebih memilih kawan-kawannya yang berada di bawah sana. Bukankah mereka tidak mendapat udara yang bersih dan cahaya mentari seperti aku yang berada di puncak ini? Bukankah kawan-kawanku itu banyak yang telah rusak karena seranggga?

Apel tersebut bingung memikirkan kenapa rekan-rekannya yang telah banyak tersentuh dan penuh debu menjadi pilihan, bukan dirinya yang belum tercemar dan dijamah orang. Apa kekurangan diriku?

Perasaan rendah diri mulai merasuk. Makin lama makin kuat, diselangi rasa kecewa dan bimbang. Murungnya tidak terbendung lagi. Lalu, pada pagi yang damai dan indah itu, apel tersebut memutuskan menggugurkan dirinya ke tanah. Ketika sudah berada dibawah, hatinya gembira bukan kepalang. Sedetik lagi aku akan dipilih manusia. Warna merahku yang berkilau dan kulitku yang licin mulus ini pasti mencairkan liur mereka.

Sang apel menanti manusia beruntung itu. Sayang sekali, sampai malam tiba, tiada seorang pun datang mengambilnya. Rasa gembira pun bertukar menjadi risau dan sedih.

Siang berganti malam, hari berganti minggu. Kasihan..akhirnya apel tersebut busuk di tanah menjadi makanan ulat dan serangga. Membusuk dan terinjak-injak manusia.”

Wanita itu ibarat apel. Buah yang tidak berkualitas amat mudah dipetik, dijamah dan diambil orang. Tapi apel yang berkualitas, tidak terjangkau dan sulit dijamah orang. Susah dipetik, susah digapai. Mahkota seorang gadis adalah Keimanan dan ketakwaannya. Apabila hilang iman dan takwanya, hancurlah pesonanya. Wanita sanggup jatuhkan martabat tingginya supaya dijamah orang lain.

Wahai wanita shalehah yang tinggi martabatnya… yang terpelihara kehormatan dan izzahnya…

Bersabarlah! Disaat tak ada yang memetik karena ketinggianmu. Janganlah obral jiwamu hingga kau rela dipetik dan dijamah oleh siapapun. layaknya seperti apel yang mudah dipetik di pinggir jalan. Tungulah, Allah pasti mengirimkan orang yang bersedia memetikmu di ketinggian. Ketinggian yang hanya bisa dipanjat dengan energi keimanan dan ketakwaaan seseorang.

Ya Allah… Kutahu, betapa banyak “perhiasan dunia terindah ini” mulai gundah. Gelisah menantikan seseorang. Sepertiga abad penantian kadang tak cukup mendatangkan satria-satria pemetik apel yang dinantikan. Wahai zat yang menguasai seluruh makhluk, jangan biarkan wanita-wanita mulia ini lelah di ketinggian, hingga ia menjatuhkan diri tersungkur dari kemuliaan. Teguhkan hati mereka. Selamatkan mereka.

Ya Tuhan kami, sesungguhnya mereka sangat memerlukan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepada mereka… Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada wanita-wanita shalehah jodoh dan keturunan sebagai penyenang hati.

Baca juga: Menjaga Kehormatan Wanita dengan memahami pria.

Wallahu a’lamu bishshawab. (Ken Ahmad)

Modal Nikah Bukan Uang, Sobat!

Tak bisa dipungkiri uang dibutuhkan dalam hidup ini, namun bukan hal yang utama terutana kaitannya dengan mencari jodoh. Karena, Allah sudah menjami rezeki semua mahkluk-Nya. Maka terkait dengan nikah, uang bukanlah modal nikah. Simak kisah nyata berikut yang menggambarkan pernikahan sedernaha dan uang bukanlah segalanya.

Ada cerita yanMenikah butuh uangg mungkin menarik untuk disimak. Ini bukan ramalan jodoh. Kisah nyata…

Satu tahun yang lalu, seseorang ditanya oleh guru ngajinya, apakah kamu sudah ada niat menikah? Saat itu usianya tepat 23 tahun. Ia pun menjawab akan menikah satu tahun lagi karena gak punya biaya nikah. Kemudian ia gunakan waktu satu tahun untuk mengumpulkan uang biaya nikah.

Ternyata selama satu tahun, ia malah kecanduan kegiatan tertentu (halal) yang menguras banyak uang. Hingga hari ini ia ga punya uang sedikit pun untuk menikah. Waktu dan uang terbuang sia-sia. Baru-baru ini guru ngajinya bertanya lagi, “Kapan anda ada niat nikah?”

Ia pun menjawab “Beberapa bulan ke depan saja”, (bila ada calon yg bersedia).

Sungguh aneh memang, menunda waktu nikah dengan alasan mengumpulkan biaya nikah malah sekarang gak punya uang sedikit pun. Sungguh kontraproduktif dan berlawanan dengan kehendak!

Hal tersebut sering terjadi padapara ikhwan. Bahkan kebanyakan orang terlalu mengandalkan logika dunia dan lupa bahwa Allah pencipta dunia dan pemberi rizki hingga tidak ada satu hewan melata pun luput dari pemberian rizki-Nya.

Memang uang perlu dipersiapkan, namun uang bukan hal yang dijadikan keutamaan. Karena, menikah adalah salah satu bentuk rizki yg telah ditakdirkan. Tidak perlu ragu menjemput rizki yang telah Allah gariskan. Bahkan Allah berfirman “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (An Nuur: 32).

Namun, mayoritas orang mengira dengan banyak uang akan mudah menikah? Tidak juga. Jodoh bukan ditentukan oleh uang. Fenomena yg “aneh” dan kontraproduktif di atas sebenarnya bukan hal aneh, karena soal jodoh, Rizki, maut hanya Allah yang tahu. Karena sudah ditentukan, jodoh hendaknya kita jemput dan terima baik ada uang ataupun tidak.

Kesimpulannya, bila anda sudah bertemu calon (saling suka) maka jangan lagi menunda-nunda nikah, berdoa, lamarlah dengan rizki yang ada, tawakkal, serahkan semua soal rizki pada Allah, insya Allah ada jalan dan lancar.

Saya jadi teringat kisah pribadi… Waktu itu, suami saya nekad melamar saya walau gak punya uang. suami saya bilang ke orang tua saya: “saya punya uang hanya untuk syukuran, apakah ibu mau menerima saya sebagai menantu?”. Saat itu orang tua saya terlihat bingung dan kaget… mereka pun gak punya uang, makanya ortu langsung menjawab, “satu tahun lagi de, kami izinkan ade untuk menikah (de: panggilan ortu terhadap suamiku waktu itu)”. Kemudian, suamiku menyahut: “Jika rencana bapak-ibu demikian, berarti puteri bapak-ibu bukan jodoh saya. Maaf, saya hanya punya dua pilihan: MENIKAH SAAT INI atau TIDAK MENIKAHI ANAK BAPAK-IBU SELAMANYA.

Alasan suami cukup sederhana, jika ditunda tahun depan ia khawatir terjerumus dosa selama masa penantiannya. Selain itu, ia meyakini, jika jodoh pasti pernikahan akan terjadi. Jika tidak disetujui, artinya bukan jodoh. Saat itu pula suamiku langsung pamit dan meminta maaf kepada kedua orang tuaku karena anaknya bukanlah jodohnya.

Ketika pulang, suamiku ditawari untuk menikahi akhwat lain. Kebetulan, akhwat tersebut sudah siap dan ingin menyegerakan menikah. Tentu saja, itu sesuai dengan keinginan suamiku yang ingin cepet-cepet menikah juga.

Satu minggu kemudian, keajaiban terjadi… Ibuku menghubungi suamiku sesaat sebelum suamiku menghubungi akhwat lain yang hendak ia ta’arufi. Menurut suamiku, ia akan menghubungi akhwat lain ba’da ashar. Namun, sebelum ashar tiba, tepat pukul 3 sore, ibu menghubungi suamiku dan menyetujui pernikahan kita. Bayangkan, kami hanya mempersiapkan pernikahan selama satu bulan semenjak ibuku menghubungi suamiku. Saat itu, suamiku juga ortu gak punya uang untuk merayakan pernikahan. Suami tetap tegas, punya uang ataupun tidak, pernikahan harus tetap diselenggarakan.

Hari demi hari menuju tanggal pernikahan kami lalui… Tidak disangka, semuanya dimudahkan. Saudara dari pihak lelaki maupun perempuan, tanpa diminta, berinisiatif untuk membantu… Hingga pada hari H, kami bagaikan raja dan ratu… tidak kurang dari 600 lebih tamu hadir ke pernikahan kami. Tamu yang lumayan banyak untuk ukuran pernikahan sederhana. Tapi, yang terpenting adalah bukan hal itu. Yang penting, kami berdua sudah menjadi suami istri dan halal untuk berkasih sayang dan mengekspresikan cinta yang telah Allah karuniakan.

Bagaimana dengan anda, apakah juga pernah menunda-nunda pernikahan hanya karena hambatan Harta? Baca juga artikel: Nggak Nikah Sebelum Sukses. Bagaimana pendapat akhi dan ukhti tentang peristiwa ini ? Wallahu a’lamu bish-shawab. (Ken Ahmad)