Arti dan Kekuatan Cinta

arti dan kekuatan cintaCinta. Seringkali kita mendengar istilah tersebut. Walaupun demikian, untuk mendefinisikan arti kata cinta tidaklah mudah. Itu karena cinta memiliki pengertian yang luas. Ada cinta antara manusia dengan Allah, suami dan istri, orangtua dan anak, atau antara sepasang kekasih. Dalam hal ini, tak sedikit pula orang yang mencari cinta (mencari jodoh). Tapi ada juga jenis kecintaan terhadap benda tertentu seperti harta, hewan, tanaman, dan lain sebagainya.

Jika didefinisikan, mungkin cinta itu adalah perasaan seseorang terhadap orang, subyek, atau benda lain yang membuatnya merasa ingin memiliki, memperhatikan , menyayangi, melindungi, mematuhi, mengorbankan diri, dan melaksanakan apapun yang diinginkan oleh obyek tersebut. Baca lebih lanjut

Pikiran Kotor Cowok terhadap Pacarnya

Judul tersebut gue ambil dari sebuah search keyword pembaca blog Tabir Jodoh yang datang dari search engine mbah google. Mungkin itu orang pengen tahu tentang bagaimana otak mesum pacarnya. Lalu gue pikir mungkin banyak orang yang ingin tau kira-kira seperti apa seh, pikiran kotor cowok terhadap pacarnya?

Ya gitu deh, akhirnya gue coba kupas tentang hal ini dengan mengambil informasi dari berbagai sumber. Mudah-mudahan tulisan ini gak menyudutkan kalian ya, wahai para cowok! Gue juga kan cowok, hehe. Baca lebih lanjut

Keuntungan Pacaran.

Menurut Anda, apa untungnya pacaran? Mungkin jawabannya sangat beragam tergantung dari pemahaman dan kepentingan masing-masing.

Ini dia beberapa pendapat mereka…

Ada yang berpendapat, “Pacaran itu keuntungannya kita bisa berbagi suka maupun duka terhadap pasangan yang kita suka.”

Ada juga yang bilang, “Nda ada keuntungannya tuch, walaupun kata orang dengan pacaran kita bisa mengenal cowo kita lebih baik. Tapi setelah kita menikah dengan dia toh masih banyak sikap en perilaku buruknya yang belum kita ketahui. Nah, apakah itu ada manfaatnya. Gw rasa nda ada, malah nambah perzinaan za”. Baca lebih lanjut

Valentine’s Day: Perusak Jodoh Anda!

Hai hai… pasti gak asing lagi ‘kan dengan yang namanya Valentine’s Day. Itu loh, hari yang menurut banyak orang sebagai hari untuk mengekspresikan cinta… Mungkin beberapa orang dari pembaca belum lama ini telah merayakannya ya? hehe… koq nuduh sih?!

Terus, apa yang salah dengan V-Day? Dan apa bener hari tersebut bisa merusak jodoh kita sebagaimana dikatakan oleh judul di atas?

Waduh… Hm… baiklah kita buka dikit tabir jodohnya.. eh tabirnya..

Kalo kita perhatiin, maraknya perayaan v-day di negeri ini belum lama deh. Sebelum tahun  tahun 2000-an, ketika saya masih remaja, belum ada tuh yang ngerayaan v-day kaya sekarang. Hm.. mungkin saya kurang gaul kali.. hehe. Baca lebih lanjut

Selingkuh: Antara Nikmat dan Laknat

Lafal selingkuh berasal dari Bahasa Jawa yang artinya perbuatan tidak jujur, sembunyi-sembunyi, atau menyembunyikan sesuatu yang bukan haknya. Dalam makna itu ada pula kandungan makna perbuatan serong. Dengan makna bahasa ini, kalau mau jujur, sebenarnya dalam diri kita ada bibit-bibit ‘selingkuh’, atau mungkin kita justru sudah terbiasa ber’selingkuh’ tanpa kita menyadarinya. Kita terbiasa tidak ‘jujur’, lidah kita mengatakan A namun hati dan pikiran kita mengatakan yang lain. Kita bilang ‘I Love You’ padahal hati kita bilang ‘I don’t know’ atau yang lain. Per’selingkuh’an seperti ini kalau tidak diatasi, dengan berusaha maksimal dan memohon karunia Allah SWT, niscaya bisa menjadi perselingkuhan yang sebenarnya. Ada kisah ‘selingkuh’ yang kita mungkin berat untuk mengobatinya: Baca lebih lanjut

Pengertian AURAT

Pengertian aurat

Pengertian aurat dapat dirujuk dari pernyataan Imam Syarbiniy dalam kitab Mughniy al-Muhtaaj, berkata,”Secara literal, aurat bermakna kekurangan dan sesuatu yang menyebabkan celaan. Disebut seperti itu, karena ia akan menyebabkan celaan jika terlihat.“

Baca juga: Menjaga Kehormatan Wanita dengan Memahami Pria

Menurut Istilah pengertian aurat adalah bagian tubuh manusia yang harus ditutupi dan terlarang terlihat oleh orang lain dengan status yang berbeda-beda sesuai kondisi berdasarkan hukum syara.

Berkaitan dengan aurat, terdapat beberapa rincian hukum dalam berbagai kondisi yang disebutkan oleh para ahli Fiqh, yakni: Baca lebih lanjut

Pengertian Khalwat

Banyak orang bilang kalo laki sama perempuan itu gak boleh ber-khalwat… “Haram coy”, gitu katanya. Nah, kalo begitu apa sih pengertian khalwat? Sampe-sampe ikhwan dan akhwat terlarang melakukannya?

Pengertian Khalwat

Pengertian khalwat adalah sebagimana yang dikatakan di dalam kamus al-Muhîth:

واسْتَخْلَى المَلِكَ، فأخْلاهُ، و به، واسْتَخْلَى به، وخَلا به، و إليه، و معه، خَلْواً وخَلاءً وخَلْوَةً سألَه أن يَجْتَمِعَ به في خَلْوَةٍ فَفَعَلَ

Dia meminta berduaan dengan raja, maka raja pun menyendiri dengannya; khalâ bihi, khalâ ilayhi dan khalâ ma’ahu (mashdarnya) khalwan, khalâ’an dan khalwat[an], (maknanya adalah) memintanya untuk bertemu berduaan saja, lalu ia pun melakukannya. Baca lebih lanjut

Ingat Ibu dan Saudaramu Sebelum Zina

Orang bilang, yang namanya maksiat walau mahal dan penuh resiko dunia akhirat, tetap aja menantang dan asyik untuk dilakukan. Namun, kalo berurusan dengan amal ibadah (walau murah, mendatangkan berkah dan membawa keselamatan bagi pelakunya) kadang masih malas kita untuk melakukannya.

Kita juga tau, bahwa zina adalah dosa besar dan termasuk perbuatan keji. Namun terkadang, hal itu gak membuat orang mau meninggalkannya. Nah, sekedar sharing (sekaligus untuk menasihati saya pribadi sebagai penulis) ada tips yang pernah diberikan oleh nabi Muhammad Saw kepada seorang pemuda, saat ia hendak melakukan zina. Inilah kisahnya… Baca lebih lanjut

Menjaga Kehormatan Wanita dengan Memahami Pria

menjaga kehormatan wanitaSatu saat ada cewek cerita ke Tabir Jodoh. Ia mengatakan, setelah dua bulan pacaran dalam rangka mencari jodoh, sang pacar memaksanya untuk melakukan kissing (idih, genit juga tuh cowok). Berulang kali ajakan itu dilakukan pacarnya. Dengan getol ia ngelobi supaya tuh cewek mau di di-kiss (alamak, udah gak tahan ya bro?). Tapi alhamdulillah, walau cewek tuh sangat mencintai pacarnya, ia masih bisa control diri dan menolak setiap ajakan mesum dari pacarnya.  Pada akhirnya, dengan berat hati, cewek itu memutuskan sang pacar karena perilakunya yang agak-agak hot. Bukannya tak cinta lagi, tapi itu dilakukan untuk menjaga kehormatannya. Baca lebih lanjut

Masihkah Perjaka dan Perawan Dirimu?

Ini nyata, ketika ditanya tentang keperjakaan, ada yang jawab, “Sett dach, keperjakaan dipertanyakan…? Hari gini gitu loch… lebih baik tanya seberapa tebel dompetnya!” Gubrakss… kasian amat si Jack (perjaka) di anggap tak berharga (tenang Jack, ada Allah koq).

Kalo keperawanan penting gak? Nah, di sini kadang jawabannya gak adil. Masyarakat sendiri cenderung lebih mentolelir keperjakaan daripada keperawanan (mungkin kalo keperjakaan gak ada bekasnya kali ya? hihi). Cowok pun sering menilai berharganya seorang cewek dilihat dari ukuran “perawan” or  gak. Selalu aja keperawanan itu menjadi sesuatu yang sangat dipuja-puja para pria. Bagi cewek, keperjakaan seorang cowok juga sangat penting, tapi gak terlalu membuatnya jadi masalah. Makanya, keperawanan lebih sakral dibanding keperjakaan.

Namun, sekarang pandangan  masyarakat mau lebih bersikap adil terhadap keperawanan dan keperjakaan. Sekarang mereka menilai dua-duanya gak penting. Baik keperawanan ataupun keperjakaan gak usah dipermasalahkan. Adil kan? (Astaghfirullah… bisa aja nih, akal-akalan setan).

Sebelum dilanjut, kita bedah dulu nih, apa yang dimaksud dengan keperawanan dan keperjakaan? Masihkah kita perwaan or perjaka? Baca lebih lanjut

Menjauhi Zina

“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” ( QS. Al Isra’: 32 ).

Ayat ini mengharamkan mendekati zina, larangan untuk melakukan zina jelas lebih keras lagi. Zina disebut sebagai “fâhisyah” yakni perbuatan keji atau kotor yang sudah mencapai tingkat yang tinggi dan diakui kekejiannya oleh setiap orang yang berakal, bahkan oleh sebagian banyak binatang, sebagaimana riwayat ‘Amru bin Maimun r. a ia berkata:

رَأَيْتُ فِي الْجَاهِلِيَّةِ قِرْدَةً اجْتَمَعَ عَلَيْهَا قِرَدَةٌ قَدْ زَنَتْ فَرَجَمُوهَا فَرَجَمْتُهَا مَعَهُمْ

“Aku pernah melihat di zaman jahiliyyah seekor monyet sedang dikerumuni oleh monyet-monyet lainnya. Monyet itu telah berzina lalu monyet-monyet lain merajamnya (melempari dengan batu) dan aku ikut merajamnya bersama mereka”. [HR. Bukhari, No. 3560]. Baca lebih lanjut

Tanda Wanita Jatuh Cinta

Meski wanita tercipta dari tulang rusuk lelaki, namun tak mudah bagi lelaki untuk memahaminya… Ia begitu lembut, selembut gerak-geriknya yang tak mudah terbaca. Ia begitu pemalu, semalu kata-katanya yang tak mudah mengungkapkan. Ia begitu cantik, secantik triknya menyembunyikan isi hati.

Begitu pula, KETIKA WANITA JATUH CINTA… Rasa kagumnyakepada lelaki, bisa ia ekspresikan dengan mencibirnya… Rasa cinta pada ikhwan ditafsirkan orang bahwa ia membencinya… Agak aneh memang, lain hati lain pula perbuatan.

Begitu misterinya, banyak yang memberikan tips untukmengetahui tanda KETIKA WANITA JATUH CINTA. Diantara tanda-tanda ketika wanita jatuh cinta adalah: Baca lebih lanjut

Naluri Seksual (#2)

Sambungan dari bagian 1…

Jadi, pemenuhan naluri seksual itu hanya untuk suami istri ya? Terus, bagaimana kita-kita yang belum punya pasangan, padahal GEJOLAK itu selalu meluap-meluap meminta pemenuhan?

Yups, betul. Jika naluri seseorang bergejolak, sudah tentu membutuhkan pemuasan. Kalo udah terpenuhi, kita akan merasa tenang dan tentram. Sebaliknya, jika naluri itu tidak bergejolak, tidak perlu pemuasan.

Pada saat naluri seksual menuntut pemuasan, hal itu akan mendorong seseorang untuk memenuhinya. Jika belum terpenuhi, akan timbul kegelisahan. Barulah setelah gejolak turun, akan hilang rasa gelisah itu. Bagi yang belum punya pasangan sah, tegangan dari GEJOLAK SEKSUAL bisa turun sendirinya. Misalnya, lagi melamun sendiri di kamar, tiba-tiba ada yang ketok-ketok pintu keras bangets… Ternyata ibu kos nagih uang bulanan. Dijamin turun dach tuh “tegangan” ketika liat wajah ibu kos yang sangar , hehe.

Tapi, repot juga kalo untuk meredakan gejolak seksual harus nunggu ibu kos terus. Tenang aja bro, kalau gak ada ibu kos, paling cuma gelisah doang. Naluri seksual yang bergejok itu tidak akan membunuhmu. Naluri yang tidak terpenuhi hanya akan mengakibatkan kegelisahan dan kepedihan yang sangat menyakitkan. Bisa dibilang seperti penyakit TBC (Tekanan Batin Cinta). Sakit atau gak, tergantung kadarnya bro. Tapi tetep aja, separah-parahnya kegelisahan itu, tidak akan meyebabkan kematian. Beda kalau kita laper dan haus, butuh makan dan minum. Itu sih, wajib adanya. Kalo gak terpenuhi, kita bisa say good bye… bangun-bangun udah ada malaikat Munkar Nakir. Ngeri ‘kan tuch!

Tapi tetep, walaupun gak mati, kita bisa kurus kering akibat kegelisahan yang tak kunjung padam. Terus gimana donk solusinya? Hm… Ini jurus andalan untuk mengendalikan naluri seksual. Untuk bisa mengendalikannya, kita mesti kenal lebih jauh hal-hal yang dapat membangkitkan naluri seksual.

Ada dua faktor yang dapat membangkitkan naluri seksual: (1) fakta yang dapat diindera; (2) pikiran-pikiran yang dapat mengundang bayangan-banyangan atau fantasi tertentu. Jika faktor-faktor itu tidak ada, naluri seksual tidak akan bergejolak. Sebab, gejolak naluri tersebut bukan berasal dari faktor-faktor internal. Berbeda dengan kebutuhan jasmani yang muncul dari internal, seperti kebutuhan makanan, ada atau tidaknya rangsangan dari luar, tubuh kita dari dalam akan tetap merasakan lapar dan butuh makanan. Naluri seksual terbangkitkan oleh faktor eksternal, yaitu fakta-fakta yang terindera dan pikiran-pikiran yang dihadirkan (yang biasa kita sebut Omes alias otak mesum).

So, jurus menurunkan gejolak seksual yang Islam berikan adalah menjauhkan segala hal yang dapat membangkitkan naluri seksual, baik berupa fakta-fakta cabul maupun pikiran-pikiran porno. Nah, kalo dengan jurus andalan itu tetap gak bisa menurunkan tegangan, maka terpaksa deh, kita keluarin jurus pamungkas. Apaan tuchhh? M E N I K A H L A H ! So, jurus mana yang Anda pilih? Wallahu a’lam (Ken Ahmad)

Naluri Seksual (#1)

“Mantabsss! Seksi en bohai bener tuh cewek… Pake celana pendek, kulit putih, wajah mulus, idung mancung, imut dan rambut panjang. Ahhhhhh gak tahan melihatnya.”

STOP ah! Jangan dilanjutin menghayalnya ya? Tundukkan padangan dan mari beristighfar sama-sama… ASTAGHFIRULLAH AL-ADZIM….. 100 X

======

Cowok tampan tiba-tiba duduk di hadapan kamu di sebuah angkot. Tampang-tampangnya mirip Darius. Tinggi, putih, badan tegap, wangi lagi. Terus senyum dan berkata, “Mbak geseran dikit donk, aku mau duduk di situ… di sini panas banget kena matahari.”

Gubraks… Ser-ser-nud.. cewek itu rada-rada salting diminta geser sama cowok ganteng. Sambil senyum-senyum dengan wajah memerah ia bergumam, “Wow, mimpi apa gue semalem, duduk bersanding dengan pangeran tampan.” Udah ya..?! Hentikan piktornya! Ayo istighfar lagi… ASTAGHFIRULLAH AL-ADZIM….. kali ini 1000 X.
======

Nah, sudah terasa ‘kan? Ada getaran yang bergejolak di seluruh tubuh. Merinding… Ahh, kalian pasti lebih jago membayangkannya. Ada dorongan untuk mendekati lawan jenis… Kadang dorongan ini tak terkendali.. Membuat insan muda gelisah-gelisah geli, merana, rindu, stress, kangen, Beteeee… Apalagi kalo malam minggu sepi sendiri… Wah, bisa-bisa sakau dach tuhw! Ada dorongan menuntut pemuasan. Bawaannya pengen deket-deket sama cewek mulu atau sebaliknya. Singkat cerita, banyaklah kaum muda-mudi nongkrong di mall-mall, tempat hiburan bahkan club-club malam. Hanya satu yang mereka cari: PEMUASAN NALURI SEKSUAL.

Sahabat TJ, Naluri itu ada memang bukan salah kita. Ia ciptaan Allah SWT. Namun, tahukah apa tujuan diciptakannya naluri seksual? Yaitu UNTUK MELESTARIKAN KETURUNAN MANUSIA, bukan yang lain. Naluri seksual terkait dengan pria dan wanita untuk melangsungkan keturunan, bukan untuk mencari kenikmatan semata. Dengan kata lain, naluri ini diciptakan Allah Swt. hanya untuk kehidupan suami-istri saja.

Penciptaan naluri seksual oleh Allah Swt. jangan dijadikan pembenaran untuk melakukan perzinahan. “Jangan salahkan jika kuingin ‘bercinta’, karena rasa itu dari awal telah ada, aku tidak mengundangnya, aku hanya mensyukuri nikmat yang bergelora, dengan bersenang-senang dan bercumbu ria”, itulah syair kebebasan pemuja syahwat.

Banyak masyarakat “modern” menganggap bahwa hubungan pria dan wanita sebatas meraih kenikmatan seksual semata. Akibatnya, tanpa harus nikah pun mereka tak segan-segan untuk (maaf) berhubungan intim. Kenapa harus nikah jika tujuannya sudah terpenuhi?

Oleh karena itu, pandangan tersebut harus dirubah. Hubungan pria dan wanita mesti disandarkan pada ketakwaan terhadap Allah Swt., bukan untuk mencari kenikmatan dan menuruti syahwat. Dalam pandangan Islam, kenikmatan dan kelezatan pemenuhan naluri seksual memang diakui. Tetapi, hal itu dilakukan sesuai syariat, mampu mewujudkan keturunan, dan selaras dengan cita-cita luhur seorang muslim, yaitu mendapat ridho Allah Swt. (Nyambung bro ke bagian 2..)

Naluri Seksual (Bagian 1)