Kesiapan Menjemput Jodoh

Satu hal yang mungkin dilupakan oleh para pejuang pencari jodoh, yaitu kesiapan menjemput jodoh! Ya, kita mungkin disibukkan dengan mempelajari tips mencari jodoh, tapi kita lupa sesuatu yang sangat penting dan mendasar, yaitu diri kita sendiri.

Jodoh itu datang ketika kamu siap, bukan ketika kamu ingin. Dan ketika keduanya siap, bukan cuma salah seorang. Ya, keduanya siap.

Logikanya, selain kamu, di luar sana juga banyak yang sedang cari jodoh. Beruntung bukan, jika yang orang cari itu ternyata kamu. Jika kita sudah menyiapkan diri, maka bukan hal yang sulit jika orang yang sedang mencari jodoh itu menemukanmu. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dilakukan sebagai persiapan diri menjemput jodoh:

1. Pahami Kewajiban Suami Istri Saat Berumah Tangga

Hal ini perlu dilakukan agar pada saat kita hidup berumah tangga dengan pasangan, benar-benar tahu apa yang harus dilakukan. Tidak sedikit perpecahan rumah tangga terjadi karena suami atau istri tidak memahami perannya masing-masing. Misal, istri bekerja mencari nafkah, sedangkan suami dirumah. Istri akhirnya selingkuh di tempat kerja karena menemukan rekan kerjanya yang lebih baik dari sang suami.

Atau sebaliknya, istri tidak mengetahui cara menghormati dan melayani suami. Saat suami lelah sehabis pulang kerja, istri masih saja meminta suami untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Istri terlalu manja dan tidak cekatan dalam menjaga rumah dan mengurus anak-anak.

Jadi, pahami tugas dan kewajiban masing-masing. Bekerjasamalah dalam mengarungi biduk rumah tangga, tak selamanya hidup bersama itu indah dan romantis seperti pada saat pertama Anda saling mengenal.

2. Benahi Penampilan

Penampilan adalah satu hal yang membuat sang jodoh memperhatikanmu. Tapi, bukan berarti kamu harus merubah jati dirimu dengan merubah penampilan yang berlebihan. Dalam hal ini, kamu janganlah mengeluh dan tidak menerima bentuk fisikmu. Kamu harus menerima dan bersyukur atas karunia fisik yang telah Allah berikan. Kamu harus mencintai dirimu! Bagaimana orang lain akan mencintamu, jika kamu sendiri tidak terima dan benci dengan dirimu?

Benahi penampilan di sini adalah merapihkan fisik secara wajar dengan membersihkan badan seperti mandi, menyukur rambut, berpakaian rapih dan bersih. Terkadang kita melihat seorang jomblo nampak kumel, dekil, bau, dan jarang mandi. Pastinya, sulit sang jodoh untuk menerima hal itu.

Untuk perempuan, berpakaianlah dengan sopan dan tidak seronok. Model pakaian terkadang memberikan penilaian tersendiri untuk wanita. Jangan sampai disebut bukan wanita baik-baik hanya karena mengenakan pakaian yang salah.

3. Sudahkah Kamu Memiliki Penghasilan?

Khusus untuk laki-laki, bekerja dan memperoleh penghasilan adalah penting. Uang bukanlah segalanya, akan tetapi bisa mempengaruhi keharmonisan rumah tangga kelak. Kami tidak mengajari Anda untuk bersikap matre. Tapi ini adalah berkaitan dengan kewajiban. Sebagaimana kaidah ushul fikih:

Suatu kewajiban tidak akan terlaksana karena sesuatu, maka sesuatu itu hukumnya wajib. Maka, memberi nafkah terhadap istri dan keluargamu tidak akan terjadi kecuali kamu bekerja, maka bekerja itu hukumnya wajib.

Kecukupan nafkah bagi keluarga besar kecilnya adalah relatif, yang terpenting Anda bertanggung jawab dan mampu menghidupi keluarga.

4. Ikhtiar dan Doa

Jika Anda sudah menyiapkan diri, saatnya Anda berikhtiar untuk menjemput jodohmu. Terakhir jangan lupa mengadu dan berdoa minta jodoh kepada Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s