Tujuan Pernikahan

Sebelumnya gue udah posting sebuah tulisan seputar tujuan pacaran. Kali ini gue akan coba mengupas seputar tujuan pernikahan dan sedikit memaparkan fenomena masyarakat yang cenderung takut untuk nikah. Kemudian, apa perbedaan dan persamaan nikah dengan pacaran? Yuk, coba kita bahas!

Nikah dan pacaran sebenernya sama dari sisi pemenuhan kebutuhan. Kebutuhan apa? Yaitu kebutuhan memenuhi dahaga sebuah naluri (ghorizah). Naluri ini sebut saja ghorizah nau (naluri seksual), yaitu naluri untuk mencita dan dicinta, naluri untuk mempertahankan keturunan atau naluri ketertarikan terhadap lawan jenis. Baik pacaran maupun nikah sebenernya untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Di zaman serba instan ini orang cenderung memilih cara cepat untuk memenuhi kebutuhannya tanpa memperhatikan halal-harom. Pengen cepet kaya, orang kemudian korupsi. Supaya ujian lulus, orang kemudian mencontek. Nah, pada saat udah gak tahan merindukan cinta pun akhirnya orang pilih jalan kompas: pacaran!

Gak heran kalo orang udah cukup umur tapi belum ada keinginan untuk nikah. Kenapa? Ngapain nikah, wong dengan pacaran aja kebutuhan udah terpenuhi koq! Apalagi kalo udah nikah pasti bakal repot ngurus anak dan suami, gak bisa keluyuran en ngeceng sama temen-temen lagi. Gitulah kira-kira fenomena orang takut untuk menikah.

Kini, cinta udah terlalu hambar. Perjuangannya tak lagi sakral. Cukup dengan kedipan, rayuan dan lambaian tangan, cinta bajakan dengan mudahnya datang untuk membelai.. Hehe.. lebay! Jadi, pacaran aja dech kalo gini, lebih asyik dan gampang! Sekarang, nikah hanya jadi pelarian. Ketika udah banyak disakiti atau merasa umur gak cukup lagi untuk mempertahankan ketampanan dan kecantikan, baru deh niat nikah. Tapi jangan sensi ya, bagi yang dicoba oleh Allah karena walau udah cukup usia, jodoh tak datang jua. Karena itu tidak masuk pembahasan di sini. Peace..^_^

Berbeda dengan pernikahan sebagai sesuatu yang sakral. Perjuangannya begitu indah dan mendebarkan. Inilah ibadah ternikmat yang Allah berikan kepada hambanya: Pernikahan!

Sedikit memberikan gambaran, nikah di dalam ajaran Islam memiliki beberapa tujuan yang mulia, di antaranya :

PERTAMA, Nikah dimaksudkan untuk menjaga keturunan, mempertahankan kelangsungan generasi manusia. Tak hanya untuk memperbanyak generasi saja, namun tujuan dari adanya kelangsungan generasi tersebut adalah tetap tegaknya generasi yang akan membela syari’at Allah, meninggikan dinul Islam , memakmurkan alam, dan memperbaiki bumi.

KEDUA, memelihara kehormatan diri, menghindarkan diri dari hal-hal yang diharamkan, sekaligus menjaga kesucian diri.

KETIGA, mewujudkan maksud pernikahan yang lain, seperti menciptakan ketenangan, ketenteraman. Kita bisa menyaksikan begitu harmoninya perpaduan antara kekuatan laki-laki dan kelembutan seorang wanita yang diikat dengan tali pernikahan, sungguh merupakan perpaduan yang begitu sempurna.

Pernikahan pun menjadi sebab kayanya seseorang, dan terangkat kemiskinannya. Nikah juga mengangkat wanita dan pria dari cengkeraman fitnah kepada kehidupan yang hakiki dan suci (terjaga).

Diperoleh pula kesempurnaan pemenuhan kebutuhan biologis dengan jalan yang disyari’atkan oleh Allah. Sebuah pernikahan, mewujudkan kesempurnaan kedua belah pihak dengan kekhususannya. Tumbuh dari sebuah pernikahan adanya sebuah ikatan yang dibangun di atas perasaan cinta dan kasih sayang.

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Ruum : 21).

Itulah beberapa tujuan mulia yang dikehendaki oleh Islam. Tentu saja tak keluar dari tujuan utama kehidupan yaitu beribadah kepada Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s