Mudik: Peluang Bertemu Jodoh

Lagi musim mudik euy! Kesempatan neh, saya coba bikin postingan tentang hubungan mudik dengan peluang jodoh. Wahhh.. emang ada hubungannya tho? Ada bro, simak dan geber  aja tulisan ini sampe abis! Mudah-mudah ketemu hubungannya… (wah, rada maksa neh! Hehe)

Tulisan ini gak maksain koq, mudik dan peluang jodoh itu memiliki hubungan yang erat. Saya katakan begitu, bukan tanpa dasar. Baik secara dalil syar’i ataupun realita, sepertinya mudik dan peluang jodoh ada kaitannya.

Dilihat dalil syar’i, Rasulullah telah bersabda, “Siapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya) maka hendaknyalah ia menyambung (tali) silaturrahim”. (HR. Bukhari).

Nah, sebagaimana kita tahu, jodoh adalah salah satu bentuk rizki yang Allah karuniakan kepada hambaNya. Rizki adalah semua bentuk kenikmatan yang diberikan Allah yang bisa dirasakan manfaatnya. Begitu pun dengan jodoh, ia merupakan pemberian Allah. Jodoh pun begitu besar manfaatnya. Jodoh diturunkan untuk melestarikan keturunan juga agar kalian merasa tentram.

Dengan demikian, mudik yang merupakan aktivitas silaturahmi mudah-mudahan bisa memberikan kita peluang untuk mendapatkan jodoh. Lho koq bisa? Bisa aja, kan ada dalilinya seperti di atas. Tapi saya gak tahu berapa besar peluangnya… hehe. Tapi jangan putus asa dulu bro. Kita lihat berapa besar kemungkinannya. Untuk itu kita lihat faktanya sebagai berikut…

1. Ketika mudik, saudara kita mungkin akan mengetahui kejombloan kita. Dengan itu, barangkali ia kenal dengan orang lain di kampungnya yang juga masih jomblo. Nah, bisa aja saudara kita kepikiran untuk jodohin kita. Itu peluang kan?

2. Kita sebagai orang yang sudah merantau ke kota, begitu pulang akan cenderung dihormati, dihargai dan dikagumi. Bisa aja ‘kan kalau salah seorang yang mengagumimu itu adalah jodohmu. Tak ada yang tak mungkin bro!

3. Atau, kita rencanakan dari awal untuk mengadu ke nenek, bibi, paman dan saudara lainnya di kampung untuk mencarikan jodoh buat kamu. Biasanya orang tua lebih luas jaringannya… 🙂

4. Siapa tahu ada tetangga orang tua kita di kampong yang juga mudik dari kota, dan pulang ke kampong sekalian cari jodoh. Nah, senasib dan sepenanggungan tuh, kayanya bisa jadi peluang juga.

5. Semua fakta-fakta di atas akan semakin besar peluangnya jika kita niatkan dari awal untuk beriktiar mencari jodoh. Tentukan kriteria yang cocok menurut kamu. Siapa tahu ada yang cocok. Tapi ingat ya, semua proses pencarian jodoh jangan sampe melanggar hukum syara. Semoga Allah memudahkan. Selamat mencoba! (Ken Ahmad)

Lagi musim mudik euy! Kesempatan nih, saya coba bikin postingan tentang hubungan mudik dengan peluang jodoh. Wahhh.. emang ada hubungannya? Ada bro, simak dan geber  aja tulisanku sampe abis! Mudah-mudah ketemu hubungannya… (wah, rada maksa neh! Hehe)

Tulisan ini gak maksain koq, mudik dan peluang jodoh itu memiliki hubungan yang erat. Saya katakan begitu, bukan tanpa dasar. Baik secara dalil syar’i ataupun realita, sepertinya mudik dan peluang jodoh ada kaitannya.

Dilihat dalil syar’I, Rasulullah telah bersabda, “Siapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya) maka hendaknyalah ia menyambung (tali) silaturrahim”. (HR. Bukhari).

Nah, sebagaimana kita tahu, jodoh adalah salah satu bentuk rizki yang Allah karuniakan kepada hambaNya. Rizki adalah semua bentuk kenikmatan yang diberikan Allah yang bisa dirasakan manfaatnya. Begitu pun dengan jodoh, ia merupakan pemberian Allah. Jodoh pun begitu besar manfaatnya. Jodoh diturunkan untuk melestarikan keturunan juga agar kalian merasa tentram.

Dengan demikian, mudik yang merupakan aktivitas silaturahmi mudah-mudahan bisa memberikan kita peluang untuk mendapatkan jodoh. Lho koq bisa? Bisa aja, kan ada dalilinya seperti di atas. Tapi saya gak tahu berapa besar peluangnya… hehe. Tapi jangan putus asa dulu, kita lihat berapa besar kemungkinannya. Untuk itu kita lihat faktanya sebagai berikut…

1. Ketika mudik, saudara kita mungkin akan mengetahui kejombloan kita. Dengan itu, barangkali ia kenal dengan orang lain di kampungnya yang juga masih jomblo. Nah, bisa aja saudara kita kepikiran untuk jodohin kita. Itu peluang kan?

2. Kita sebagai orang yang sudah merantau ke kota, begitu pulang akan cenderung dihormati, dihargai dan dikagumi. Bisa aja ‘kan kalau salah seorang yang mengagumimu itu adalah jodohmu. Tak ada yang tak mungkin bro!

3. Atau, kita rencanakan dari awal untuk mengadu ke nenek, bibi, mamang dll, di kampung untuk dicariin jodoh. Biasanya orang tua lebih luas jaringannya… J

4. Siapa tahu ada tetangga orang tua kita di kampong yang juga mudik dari kota, dan pulang ke kampong sekalian cari jodoh. Nah, senasib dan sepenanggungan tuh, kayanya bisa jadi peluang juga.

5. Semua fakta-fakta di atas akan semakin besar peluangnya jika kita niatkan dari awal untuk beriktiar mencari jodoh. Tentukan kriteria yang cocok menurut kamu. Siapa tahu ada yang cocok. Tapi ingat ya, semua proses pencarian jodoh jangan sampe melanggar hukum syara. Semoga Allah memudahkan. Selamat mencoba! (Ken Ahmad)

6 thoughts on “Mudik: Peluang Bertemu Jodoh

  1. Yupz…betooooL sekali…karena Gw uda pengalaman, ketika Mudik dari Bandung ke Jawa dlm rangka Hari raya Idul Fitri eh Ketemu JoDoh Gw…heuheuheu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s