Tips Langgeng Jodoh

Gak kebayang ya, kalo kita harus berpisah dengan orang yang kita sayangi. Misalkan harus putus dengan pasangan hidup yang telah berikrar untuk sehidup semati, baik suka maupun duka. Kalo itu terjadi, kayanya lebih baik minum baygon untuk mengakhiri hidup ini (Ck ck ck.. begitulah cinta, deritanya tiada akhir… Ti Pat Kay mode on).

Mungkin aja, bagi mereka yang lagi hot-hotnya jatuh cinta, atau bagi para pengantin baru… sepertinya mustahil kalo berpisah. Gak bakalan mau pisah walau disuap pake duit 2 ribu (kecil amat, dasar pelit… hihi).

Tapi, gak ada yang gak mungkin di dunia ini bro, bisa aja yang kita katakan mustahil saat ini, malah kejadian di esok hari. Yang dulunya cinta mati, sekarang bilang benci rasanya pengen mateni (walah, bahasa gaul tho?!)

Faktanya, walau masih sayang, cerai seringkali menjadi pilihan. Contohnya Gugun dan Anna (ngomongin seleb nih ceritanya, hoho). Setelah resmi cerai dari Gugun, Anna yang mengaku masih sayang pada ayah dari anaknya itu pun berlinangan air mata.

“Sayang banget,” begitu kata Anna dengan air mata membasahi pipinya saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan Jl RM Harsono, Ragunan, Selasa ini (31/8/2010)

Ya sudahlah… Itu pilihan mereka. Bagi kita cukup diambil hikmahnya. Nah, gimana donk caranya supaya awet jodoh, kalo bisa sampe akhirat malah. Ini dia tipsnya…

Cari Jodoh yang seakidah dan sepemikiran. Tapi… ada juga yang bilang, “Koq, saya liat ada juga yang beda akidah nikah langgeng banget tuch!” Sebenernya itu bukan beda akidah… mereka sama akidahnya, sama-sama gak mempermasalahkan akidah dan keyakinan. Sama-sama kurang yakin dengan agama. Hakikatnya mereka sama. Itulah yang menyatukan mereka.

Kalau pun sudah sama akidah dan pemikirannya, perbedaan kecil akan selalu ada. Perbedaan kecil jangan diremehkan… Bukankah sebagian besar konflik sepasang suami-istri dipicu oleh hal kecil? Kuncinya adalah komunikasi dan persamaan persepsi. Penyamaan persepsi ini juga sangat sulit. Kata istri, “ini adalah baik”, dan kata Suami, “ini adalah buruk”… dan sebaliknya. Masing-masing punya standar penilaian yang berbeda.  Solusinya, ambillah standar baik buruk yang bukan berasal dari istri maupun suami.  Terus? Ambillah standar Islam untuk menilai mana yang baik dan buruk. Laksanakan yang baik dan tinggalkan yang buruk. Selesai kan? Gitu aja koq repot (Gusdur punya, hehe).

Terakhir, semakin dekat dengan seseorang semakin besar pula potensi konflik yang ditimbulkannya. Karena, semakin dekat hubungan, semakin besar ia menuntut kita. Mungkin kalo kita memberikan uang 100 ribu ke pasangan kita hal itu akan dianggap biasa olehnya. Begitu pula dengan kebaikan lainnya yang dilakukan oleh suami ataupun istri, semua dianggap biasa, wajar dan tidak istimewa. Tapi, kalo kita kasih uang itu kepada orang yang memiliki hubungan jauh dengan kita, itu menjadi luar biasa baginya. Ia akan sangat berterima kasih dan menganggap kita sebagai orang yang sangat baik.

Nah, untuk mempererat hubungan dengan jodoh kita, bersyukur dan berterima-kasihlah selalu terhadap semua kebaikan yang dilakukan oleh pasangan kita. Sekecil apapun itu. Di sisi lain, perlakuan baik kita terhadap pasangan anggaplah itu sebagai amal sholeh yang akan mendapatkan pahala di sisi Allah.

Itu dulu bro, semoga awet jodohnya. Bagi yang belum berjodoh semoga ini menjadi bekal persiapan untuk menjemput nya. Amin (Ken Ahmad)

6 thoughts on “Tips Langgeng Jodoh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s