Doa yang Dilarang Saat Pernikahan

Ketika menghadiri pernikahan sahabatnya, mungkin di antara kita ada yang masih mengucapkan “Selamat berbagia, semoga murah rizki dan banyak anak.” Atau,mungkin ucapan-ucapan selamat lainnya.

Sahabat TJ yang dirahmati Allah, ternyata mengucapkan hal tersebut dilarang oleh agama kita. Hukumnya adalah makruh. Hal ini diceritakan dalam sebuah hadist sebagai berikut:Dari Al-Hasan, pada waktu pernikahan ‘Aqil bin Abi Thalib nikah dengan seorang wanita dari Jasyam, para tamu mengucapkan selamat dengan ucapan jahiliyah yaitu, “Birafa’ Wal Banin” (semoga mempelai murah rezeki dan banyak anak).

Kemudian Aqil bin Abi Thalib melarang mereka seraya berkata: “Janganlah kalian ucapkan demikian. Karena Rasulullah shallallhu ‘alaihi wa sallam melarang ucapan demikian”. Para tamu bertanya: ”Lalu apa yang harus kami ucapkan?”.

Aqil menjelaskan: “Ucapkanlah: Barakallahu lakum wa Baraka ‘Alaiykum”. Demikianlah ucapan yang diperintahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam”. [Hadits Shahih Riwayat Ibnu Abi Syaibah, Darimi 2:134, Nasa'i, Ibnu Majah, Ahmad 3:451, dan lain-lain].

Do’a yang biasa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ucapkan kepada seorang mempelai ialah:

“Baarakallahu laka wa baarakaa ‘alaiyka wa jama’a baiynakumaa fii khoir

”Artinya: “Semoga Allah memberi berkah padamu, dan semoga Allah memberi berkah atasmu, dan semoga Ia mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan”Makna secara gamblangnya adalah:“Semoga Allah memberi berkah padamu di saat rumah tanggamu dalam keadaan harmonis, dan semoga Allah (tetap) memberi berkah padamu di saat rumah tanggamu terjadi kerenggangan (terjadi prahara), dan semoga Dia (Allah) mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan”.

Kamus al Munawwir memberikan definisi “berkah” diambil dari “albarkatu” diartikan “an ni’mah” (kenikmatan); “assa’adah” (kebahagiaan); “annamaau, azziyadatu” (penambahan). Secara bahasa bisa jadi berkah adalah suatu kenikmatan atau suatu kebahagiaan atau sebuah penambahan.Oleh karena itu, ucapan selamat berbahagia atau ucapan yang lainnya saat pernikahan sebaiknya diganti dengan doa keberkahan sebagaimana disebutkan di atas (Baarakallahu laka wa baarakaa ‘alaiyka wa jama’a baiynakumaa fii khoir). Selain maknanya lebih mendalam, juga hal inilah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Wallahu’alamu bish-showab. (Diolah dari berbagai sumber, Ken Ahmad)

Entri ini ditulis dalam Uncategorized. Buat penanda ke permalink.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s